Juli 2016, Turis Asing Serbu Indonesia Capai Rekor Tertinggi

0
565
Wisatawan China kunjungi Bali Elephant Safari (Foto: http://bernardbaliadvisor.com)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2016 sebesar 17,68 persen, dari 877,6 ribu kunjungan pada Juli 2015 menjadi 1,03 juta kunjungan. Jika dibandingkan bulan sebelumnya, Juni 2016 sebanyak 857,65 ribu kunjungan, jumlah kedatangan turis asing pada Juli 2016 meningkat 20,42 persen.

“Kunjungan wisman pada Juli 2016 mencapai rekor tertinggi. Malah ini merupakan sejarah baru untuk jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, merupakan yang tertinggi dan melewati satu juta kunjungan dalam waktu satu bulan,” kata Deputi Bidang Statistik dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo, dalam jumpa pers bulanan BPS di Jakarta, Kamis (01/09/2016).

Dilanjutkan, lonjakan jumlah kunjungan pelancong asing pada Juli 2016, disebabkan adanya kampanye intensif dari pemerintah juga maraknya atraksi destinasi wisata yang menjadi daya tarik wisata Indonesia. Juga promosi ke luar negeri yang semakin gencar menyebabkan pariwisata Indonesia semakin mendunia. “Dan ini harus dipertahankan, jika promosi, atraksi kendur maka berdampak pada kunjungan wisman,” lontarnya.

Secara kumulatif, sambung dia, total kunjungan wisman selama periode Januari-Juli 2016 mencapai 6,32 juta kedatangan atau naik 7,64 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya 5,88 juta kunjungan. Dari 1,03 juta wisman yang datang ke Indonesia pada Juli 2016, turis asal China mendominasi sebesar 15,29 persen disusul dari Australia 12,2 persen, Singapura 9,35 persen, Malaysia 8,98 persen, dan Jepang 4,08 persen.

BPS mengaitkan kedatangan wisman tersebut dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi yang pada pada Juli lalu mencapai rata-rata 53,77 persen. Persentasenya meningkat dibandingkan dengan TPK Juli 2015 yang sebesar 51,25 persen maupun dibandingkan bulan sebelumnya (Juni 2016) 48,63 persen. “Dengan kenaikan jumlah kunjungan wisman tersebut juga menaikkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi di Indonesia,” ucapnya.

Tercatat, TPK hotel berbintang di 27 provinsi di Indonesia pada Juli 2016 mencapai rata-rata 53,77 persen atau mengalami kenaikan sebesar 2,52 poin dibandingkan dengan TPK Juli 2015 yang sebesar 51,25 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Juli 2016, tercatat 1,81 hari atau mengalami penurunan 0,09 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap turis pada bulan Juli 2015 sebesar 1,9 hari.

Menurutnya, dari jumlah total kunjungan wisman Juli 2016 tersebut terbagi dari wisman yang masuk melalui 19 pintu utama sebanyak 968.216 kunjungan dan diluar 19 pintu utama sebanyak 64.525 kunjungan. “Sebagian besar masuk melalui 19 pintu utama, yang terbagi sebanyak 931.694 merupakan wisman reguler dan 36.522 merupakan wisman khusus. Sementara untuk yang diluar 19 pintu utama tidak terlalu banyak,” ungkapnya.

Jumlah kunjungan diluar 19 pintu utama tersebut terbagi dari sebanyak 25.735 merupakan wisman melalui pos lintas batas dan lainnya sebanyak 38.790 kunjungan. Kunjungan diluar 19 pintu utama tersebut jauh lebih fluktuatif. “Hampir pada semua pintu masuk utama di Indonesia mengalami kenaikan tajam, hanya Batam yang mengalami penurunan. Untuk Batam, ada beberapa isu yang mempengaruhi, salah satunya adalah isu bom pada Juli lalu,” tambah Sasmito.

Bandara Ngurah Rai Jumlah wisman yang masuk melalui Bandara Ngurah Rai, Denpasar, lanjut Sasmito, merupakan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan bandara lain di Indonesia. Tercatat, pada Juli 2016 wisatawan mancanegara yang masuk mencapai 405.686 kunjungan atau naik 38,42 persen dibanding bulan sebelumnya.

Pada Juli 2016, jumlah kunjungan wisman tertinggi berasal dari Tiongkok yang mencapai 153.934 kunjungan, diikuti Australia sebanyak 122.866 kunjungan. Sementara wisman berkebangsaan Singapura mengalami penurunan menjadi 94.187 kunjungan, Malaysia juga menurun menjadi 90.479 kunjungan, dan wisman asal Jepang naik tipis menjadi 41.100 kunjungan. (endy)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.