Jokowi Terpukau Objek Wisata Mandeh

0
2029
Presiden Jokowi tinjau wisata Mandeh Sumbar

MANDEH SUMBAR, test.test.bisniswisata.co.id: TAMPIL bersahaja, Presiden Joko Widodo hadir mencanangkan Kawasan Pariwisata Bahari Terpadu Mandeh, Sumatera Barat, Sabtu (10/10). Suasana pidato Presiden Jokowi juga sangat santai, nyaman, banyak memancing gelak tawa, tetapi sangat santun.

“Saya tadi kaget, waktu masuk di kawasan ini. Betapa besar anugerah Allah SWT yang perlu kita syukuri. Indah sekali alam Mandeh ini,” ucap Presiden Jokowi dalam ritme yang sangat pelan.

Setelah melihat itu, lanjut Jokowi yang mengenakan baju putih dan topi warna merah bertuliskan +62, timbul pertayaan pada dirinya. “Kawasan sebagus ini mau dijadikan apa? Saya ingin Pak Gubernur, Pak Bupati bertanya dulu kepada masyarakat. Bermusyawarah yang baik,” ungkapnya dengan mimik yang sangat serius.

Menurutnya, Sumatera Barat memiliki banyak potensi wisata. Ada wisata bahari, pantai, laut, bawah laut dan pulau-pulau nan indah. Jika kawasan ini dijadikan satu paket destinasi wisata di Sumatera Barat maka orang akan berbondong-bondong ke daerah itu terutama ke Mandeh, mempromosikannya juga akan menjadi lebih mudah.

Selain KWBT Mandeh, Sumatera Barat juga mempunyai banyak tempat wisata yang potensial, seperti Danau Singkarak, Danau Maninjau di Kabupaten Agam yang buktinya sangat cantik , juga ada kota Pusaka di sawahlunto dan sebagainya.

Untuk lebih bagusnya dan mendukung segala potensi wisata tersebut, khas daerah jangan sampai hilang. Seperti halnya rumah bagonjong yang ada di Bukittinggi, hingga masa-masa mendatang, atap bagonjong pada rumah penduduk dan sebagainya agar terus dipertahankan keberadaannya.

Khas tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis yang datang ke objek wisata yang ada. Karena selain melihat keindahan alamnya, para turis akan melihat keunikan masing-masing daerah.

Selain itu, karamahtamahan masyarakat, terumata yang ada di sekitar tempat wisata juga tidak terlepas dari penilaian para turis dalam berkunjung. Apabila keramahtamahan masyarakatnya ada, maka para turis juga akan betah dan punya rencana untuk kembali berkunjung ke tempat itu.

“Kalau di sini sudah jadi, saya minta dibuatkan paket destinasi wisata yang mencakup tiga objek itu menjadi satu. Dengan begitu Menteri Pariwisata (Arief Yahya) mudah untuk mempromosikan destinasi menarik di Sumatera Barat,” usul mantan Gubernur DKI dan Wali Kota Solo itu.

Presiden Jokowi memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono yang juga hadir di Sungai Nyalo itu untuk mempercepat pembangunan jalan 56 kilometer dari Padang, yang saat ini sudah sampai pada tahap pengerasan.

Di akhir pidato, Jokowi kembali mengingatkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, agar memperkuat promosi, promosi, dan promosi. “Jual pariwisata ya promosi, promosi, promosi agar wisatawan asing tentang destinasi wisata Indonesia,” pesan kepala negara dengan penuh semangat.

Menpar Arief Yahya memaparkan pengembangan kawasan pariwisata bahari terpadu Mandeh, merupakan percontohan, membangun ekonomi dari pintu pariwisata, yang diharapkan bisa menginspirasi daerah lain di Indonesia.

Kawasan Mandeh ini kurang lebih 18.000 Ha, potensi terumbu karang 70,32 hektare, mangrove 313,32 hektare, dan keragaman hayati 404,55 hektar. Jarak dari Padang 56 km, waktu tempuh masih 2-3 jam. “Tetapi kalau jalan lingkar sudah selesai, 2 tahun lagi, cukup 45 menit dari Padang,” kata Arief Yahya.

Soal keindahan, kata Arief, Mandeh Pesisir Selatan ini dijuluki “The Paradise of the South” surga dari selatan. Positioning-nya, potensi alamnya, mirip Raja Ampat, Papua. Plusnya, di sini bisa bermain paralayang, dan cocok untuk wisata keluarga. “Karena itu, Mandeh kami sebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatera,” jelas Arief Yahya yang membuat bangga warga di sana.

Mandeh memiliki potensi wisata yang luar biasa di kawasan Pantai Barat Sumatera. Kawasan ini kaya akan obyek wisata. Pemerintah serius untuk mengembangkan kawasan ini dengan memasukkannya dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Kawasan Mandeh merupakan gugusan puluhan pulau yang membentang seluas 18 ribu hektare di Teluk Carocok, Pesisir Selatan, ditunjang dengan topografis yang landai dan kekayaan biota laut yang cantik. Apalagi air di kawasan laut ini tak berombak.

Tampak hadir dalam acara itu antara lain Ketua DPD RI Irman Gusman, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kesehatan Nila F. Moloek, Menteri Desa, DPT, dan Transmigrasi Marwan Jafar, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, dan mantan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.
(redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.