Jembatan Soekarno, Destinasi Wisata Baru Manado

0
3437

MANADO, test.test.bisniswisata.co.id: Bunaken, Pulau Siladen, Danau Tondano, Bukit Kasih dan Gunung Tumpa merupakan destinasi wisata yang sudah dikenal wisatawan saat berwisata ke Manado, Sulawesi Utara. Namun kini ada destinasi wisata baru yang memang layak untuk dikunjungi, yakni jembatan Soekarno.

Memang tak ada sesuatu yang menarik soal jembatan. Sebuah kerangka besi yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya. Juga dipakai lalu lalang kendaraan. Namun Jembatan Soekarno di Manado justru akan menikmati pemandangan menarik.

Dari sisi timur Jembatan Soekarno menghadap Kota Manado. Wisatawan bisa memfoto suasana pelabuhan dan pemandangan kota lama dan baru. Apalagi mengabadikan pada malam hari, akan lebih atraktif dengan gemerlapnya lampu malam hari kota Manado.

Di sisi barat, wisatawan bisa melihat Gunung Manado Tua dan juga Taman Laut Bunaken! Laut biru yang menghampar sungguh akan membuat wisatawan betah berada di atas jembatan.

Itulah daya tariknya. Apalagi di atas jembatan, wisatawan dapat menghabiskan waktu untuk nongkrong, foto selvie dan menghirup udara laut yang bersih di pagi hari. Memang, Jembatan ini sepertinya juga didesain untuk bisa dinikmati sebagai objek wisata.

Tak kalah menariknya adalah membicarakan keberadaan jembatan yang sempat mangkrak selama 12 tahun, dengan berbagai alasan dan baru diresmikan di era Presiden Joko Widodi.

Jembatan Soekarno memiliki panjang panjang total 1.127 m termasuk jalan penghubung. Jembatan ini dibangun dengan biaya Rp 300 miliar, namun sempat tak terurus pembangunanya selama 12 tahun. Dan Jembatan Soekarno baru saja diresmikan Kamis (28/5).

Jembatan Soekarno sebenarnya adalah gabungan dari dua jembatan. Yaitu jembatan beton yang melintasi muara Sungai Tondano dan jembatan kabel nan keren yang melewati Pelabuhan Manado.

Jembatan Soekarno memiliki 2 lajur utama dua arah, kemudian 2 lajur pinggir dan jalan pedestrian. Nah, tentu jalan pedestrian ini yang bakal menjadi incaran wisatawan. Dan, Jembatan Soekarno menjadi tujuan wisata alternatif favorit bagi wisatawan lokal, nasional maupun internasional.

“Kami penasaran dengan Jembatan Soekarno ini. Soalnya teman-teman saya sering sekali memposting lokasi di media sosial: sedang berada di Jembatan Soekarno,” kata Pricilia, warga Tompaso, Minahasa.

Jembatan Soekarno memang telah menjadi tempat wisata baru bagi warga Sulut. Orang luar Sulut pun merasa belum lengkap bila belum berfoto di jembatan sepanjang 1.120 meter itu. Menurut mereka, Jembatan Soekarno lagi jadi tren sebagai ikon Manado. “Jadi kami ikut latah juga ingin foto-foto di sini,” kata Lia, sapaannya.

Magnet Jembatan Soekarno sebagai destinasi wisata baru ini membuatnya hampir tak pernah sepi dari kunjungan orang. Kepopulerannya pun menggoda dan inilah daya tarik baru yang mampu menyedot wisatawan. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.