Jelang Musim Liburan, Asita Bali Minta Jaminan Keamanan

0
782
Turis di Bali (foto: wirasetododdy.wordpress.com)

DENPASAR, biniswisata.co.id: ASOSIASI Biro Jasa Perjalanan (Asita) Bali meminta jaminan keamanan Pulau Dewata, karena mendekati musim liburan akhir tahun. Mengingat, kondisi Bali pekan ini agak kurang kondisif pasca bentrok antaranggota ormas Baladika dan Laskar Bali di Denpasar yang menyebabkan korban jiwa sebanyak 4 orang.

“Peristiwa bentrokan ini, berpotensi menyebabkan wisatawan enggan datang ke Bali. “Mudah-mudahan saja tidak berpengaruh, tetapi biasanya gangguan keamanan sekecil apapun akan berpengaruh, karena informasi tidak hanya menyebar di Bali, tetapi media internasional juga,” papar Ketua Asita Bali Ketut Ardana di Denpasar, Senin (21/12/2015).

Ardana menyatakan pihaknya menyesalkan bentrok tersebut bisa terjadi di Bali, yang merupakan daerah tujuan wisata internasional. Seharusnya, keamanan adalah harga mati sehingga tidak boleh ada gangguan keamanan, seperti bentrokan di Lapas Kerobokan. Mengingat, kejadian itu juga dimuat di media asing sehingga muncul image yang kurang bagus terjadao keamanan di Pulau Dewata.

“Kami dari Asita minta jangan terganggu lagi, karena Bali hidup dari pariwisata. Sudah ada pengalaman 1998, 2002 dan 2004, nyata-nyata kehilangan turis dan itu tidak boleh diulangi, jangan sampai. Seharusnya kejadian memilukan itu dapat ditekan, dapat dihindari dan jangan sampai terjadi lagi,” pintanya‎ seperti dilansir laman bisnis.com

Pada Kamis (17/12)‎, bentrokan pecah di LP Kerobokan dan Jalan Teuku Umar, Denpasar yang melibatkan anggota ormas Laskar Bali dan Baladika. Bentrok diawali insiden senggolan napi dari kedua ormas di LP Kerobokan pada pagi hari, kemudian menyebar di jalan Teuku Umar pada sore hari. (*/e)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.