Jaringan restoran Amazy ekspansi ke Malaysia dan Brunei Darussalam

0
2015
Yanti Meliyanti Isa, pendiri PT Magfood Amazy Internasional kembangkan usaha restoran keluarga ke Kuala Lumpur, Malaysia Febuari lalu dan Bandar Seri Begawan, Brunei akhir Mei mendatang ( foto: Hilda Sabri Sulsityo)

JAKARTA,Bisniswisata.co.id: Amazy mengembangkan jaringan outlet restoran keluarga  ke luar negri dengan membuka cabang di Malaysia akhir Febuari lalu sekaligus merupakan master franchaise di negri jiran itu. Di bawah bendera usaha PT Magfood Amazy International, perusahaan ini juga akan membuka ouletnya di Brunei Darussalam, kata kata Yanti Isa, Komisaris perusahaan itu

“Pada 27 Febuari 2015 satu restoran telah dibuka di Jl Salak Selatan, Kuala Lumpur, Malaysia. Sebelum membuka gerai kami lakukan riset pasar dulu apakah produk Amazy bisa diterima. Riset termasuk juga pada restoran Indonesia yang sudah membuka gerainya di sana. Ternyata makanan dari Indonesia sangat diminati dan cocok dengan lidah masyarakat di sana,” ungkapnya di sela-sela kegiatan Amazy National Conference 2015b di Hotel Maharani, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang berlangsung sejak dua hari lalu dan berakhir hari ini melibatkan sedikitnya 100 franchaisee dari berbagai daerah dari 140 mitra usahanya di berabagi provinsi di tanah air kecuali Papua. Yanti  mengungkapkan bahwa ekspansi juga akan dilakukan di Kota Bandar Seri Begawan dimana targetnya akhir Mei  2015 sudah bisa beroperasi, paling lambat bulan Juni. Di negara tetangga ini pihaknya optimistis kehadiran Amazy juga akan diterima dengan baik.

“Sejak dibuka  akhir Febuari lalu di Kuala Lumpur, respon pasar positif dan hasil penjualan harian meningkat. Kami bangga akhirnya Amazy dapat mengekspor brand asli Indonesia dan  juga mengekspor barang-barang kebutuhan restoran dari Indonesia,” tuturnya.

Tahap pertama di Malaysia akan dibuka lima restoran, setelah dua tahun master franchaise di sana baru bisa menjual franchisee pada mitra usaha lainnya. Sejumlah investor dari Malaysia sudah mengajak kerjasama membeli franchise untuk di buka di beberapa wilayah Malaysia.

Menurut Yanti, PT Magfood Amazy Internasional sebagai pemegang merek Amazy terus menunjukkan eksistensinya di bidang franchise dengan jumlah mencapai 140 restoran yang berada di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara hingga Flores.

“Lokasinya mulai dari kota provinsi, kabupaten hingga kecamatan jadi justru menyebar ke daerah-daerah yang rata-rata memiliki tujuan wisata alam yang indah. Sehingga meskipun restoran bukan berada di lingkungan obyek wisata namun keberadaannya di kota-kota Kabupaten ikut menunjang pariwisata di daerah itu dengan restoran berstandar internasional,” jelasnya.

Kuliner memang tida bisa dipisahkan dari kegiatan wisata, karena itu sejak berdiri 11 tahun yang lalu, restoran-restoran pertama masih tetap eksis hingga sekarang karena pihaknya setiap tahun menyelenggarakan konferensi nasional bagi para pemegang franchise dan diberikan bimbingan untuk menjadi pengusaha yang mandiri dengan memperkuat kepemimpinan dan sistem manajemen modern.

“Mindset para pengusaha daerah ini terus ditingkatkan karena itu tema konferensi kali ini selain fokus pada SDM Amazy yang berkinerja tinggi juga kita memberikan BOM, Business Owner Mindset yang harus dimiliki untuk bisa bersaing dengan merek global yang sudah lama maupun yang semakin gencar menguasai pasar di Indonesia,” jelas Yanti.

Pada pertemuan nasional kali ini pihaknya juga memberikan pelatihan bagi franchisee dan karyawannya dalam membuat menu-menu baru a.l  chicken Nugget, pizza, chicken crunch, bakso, waffle ice cream, pancake, bubble drink serta aneka minuman segar lainnya. Beragam jenis promosi juga ditingkatkan dengan hadiah baik bagi franchisee maupun konsumen.

“Sekarang ini kita harus kreatif sehingga di setiap outlet juga kami dorong untuk buat kompetisi foto selfie di outlet Amazy, misalnya dengan hadiah berupa voucher maupun bentuk hadiah lainnya. Kedekatan dan pelayanan pelamggan yang baik akan membuat pengunjung terus mengalir,” tambahnya.

Yanti mengatakan selain bisa menciptakan pegusaha baru di daerah, setiap outlet rata-rata menyerap 8 orang karyawan sehingga sedikitnya sudah terserap 1200 karyawan di jaringan restoran Amazy.

“Kami punya  target 500 outlet di seluruh Indonesia sehingga diharapkan jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 4000 orang. Kalau setiap jaringan franchise bisa berkembang dengan baik maka sangat berdampak terhadap perekonomian dan penyerapan serta pemerataan tenaga kerja,” kata Yanti Isa.

Bukan hanya dalam hal penyerapan tenaga kerja langsung oleh perusahaan induk yang dipimpinnya tetapi juga penyerapan tenaga kerja tidak langsung bagi para supplier restoran yang menjadi mitra kerjanya selama ini mulai dari petani, industri premix , perbankan hingga perusahaan telekomunikasi.

“Keberadaan restoran kami sampai ke kota-kota kecamatan sangat menunjang untuk menjaring wisatawan nusantara maupun mancanegara. Saya harapkan pemerintah daerah segera membenahi obyek-obyek wisata andalannya sehingga daya saing pariwisata RI makin meningkat karena dari pantauan saya, keindahan potensi wisata alam di daerah belum dioptimalkan keberadaannya” tandasnya. (hildasabri@yahoo.com)

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.