Jaga Kelestarian, Pengelolaan TNTC Libatkan Wisatawan

0
484
seekor jantan cendrawasih jenis Parotia sefilata di Taman Nasional Teluk Cendrawasih. (Foto: http://www.mongabay.co.id)

MANOKWARI, bisniswisata.co.id: Potensi wisata Kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) sangat menakjubkan bahkan kaya obyek wisata. Untuk menjaga kelestarian alam agar tetap lestari, Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih (BBTNTC) menyiapkan konsep pengelolaan pariwisata yang melibatkan wisatawan

“Karenanya kami mengembangkan tiga lokasi yang menjadi pintu masuk menuju kawasan TNTC. Tiga lokasi itu, wilayah Kuatisore di Kabupaten Nabire Papua, Aisandami di Teluk Wondama dan Gunung Botak di Manokwari Selatan,” ungkap
Kepala BBTNTC di Manokwari Ben G Satoy di Manokwari, Senin (27/02/2017).

Dilanjutkan, konsep pengelolaan pariwasata di tiga wilayah tersebut telah disiapkan. Saat ini rencana induk pengelolaan pariwisata sedang disusun dan ditargetkan selesai pada 2017.

Pelibatan pengunjung dalam pengelolaan pariwisata diharapkan dapat menjadi daya tarik yang dapat meningkatkan jumlah wisatawan dan mewujudkan konsep pemanfaatan alam yang berkesinambungan.

Pelibatan wisatawan akan diatur dalam peraturan daerah dan peraturan Bupati tiga daerah tersebut. Rancangan Perda, kata dia, sudah siap untuk dibahas di tingkat legislatif, terutama di Kabupaten Nabire dan Teluk Wondama.
“Pelibatkan pengunjung dapat direalisasikan misalnya dengan menanam pohon atau melepas tukik (anak penyu) kelaut lepas,” ujarnya seperti diunduh laman Antaranews.

Masyarakat setempat, lanjutnya, dilibatkan sebagai pihak yang menyiapkan bibit pohon dan tukik yang akan tanam dan dilepas. “Semua ini butuh regulasi untuk mengatur tarif dan teknis pelaksanaanya. Kita ingin pengelolaan wisata di Taman Nasional ini berlangsung efektif dan efisien serta lebih baik dibanding Raja Ampat,” ujarnya lagi. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.