IPW Salahkan Polisi Akibat Macet Parah di Brebes

0
853
Foto aerial kendaraan mengantre menuju pertigaan pertemuan antara pintu tol Brebes Timur dan jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (5/7). Empat jalur dari jalan tol tersebut dibuka untuk kendararaan menuju arah Tegal. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean).

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesia Police Watch (IPW) menyalahkan polisi atas kemacetan panjang di Tol Pejagan Brebes saat puncak arus mudik. Akibat kemacetan berkepanjangan itu dilaporkan sekitar 12 orang tewas karena kelelahan.

“Kemacetan panjang yang melelahkan terjadi karena polisi tidak mampu merekayasa lalu lintas secara maksimal. Korlantas Polri dan Polda Jawa Tengah tak mampu bertindakan melakukan segala upaya termasuk merekayasa lalu lintas mudik secara maksimal,” tegas Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi bisniswisata, Kamis (07/07/2016).

Kejadian serupa, sambung Neta, juga terjadi saat libur panjang Natal dan tahun baru lalu. Saat itu Korps Lalu Lintas Polri menurutnya berdalih, macet panjang karena belum berfugsinya ruang Tol Pejagan – Brebes. Saat ini, tol panjang itu sudah berfungsi, kemacetan saat mudik malah semakin panjang.

Kemacetan parah di ruas tol, Juga menjadi catatan hitam di akhir kepemimpinan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. “Saya berharap, Kapolri baru nanti, Komisaris Jenderal Tito Karnavian, bisa mengevaluasi kejadian ini agar tak terulang lagi. Karena ini menyangkut masyarakat banyak, dan polisi harus hadir ditengah kemacetan itu,” ucapnya

Neta kembali mengingatkan, saat macet parah akhir tahun 2015, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Djoko Sasono mengundurkan diri. Karena itu ia mempertanyakan, “Siapakah yang akan mundur dengan kemacetan parah di mudik Lebaran 2016 ini? Apakah Kakorlantas atau Kapolda Jawa Tengah?” tanyanya serius.

Macet panjang terjadi di ruas tol Pejagan – Brebes saat puncak mudik akhir pekan lalu hingga menjelang lebaran. Akibat kemacetan dikabarkan 12 orang meninggal dunia karena sakit dan telat mendapat bantuan medis.

Kemacetan makin parah lantaran banyaknya kendaraan pemudik mogok lantaran kehabisan bahan bakar di perjalanan. Sementara beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum yang ada kehabisan persediaan.

IPW menilai Kemacetan di arus mudik Lebaran 2016 kali ini dianggap paling parah dan melelahkan dibandingkan musim sebelumnya. Akibat kemacetan tersebut, para pemudik kehabisan bensin di tol, kelaparan, kesulitan buang air, dan terjebak kemacetan lebih dari 25 jam di jalur yang sama ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.