Home NASIONAL Investor Kanada Tertarik Bangun Hotel & Resort di Teluk Triton

Investor Kanada Tertarik Bangun Hotel & Resort di Teluk Triton

0
1445

KAIMANA, Bisniswisata.co.id:  Sejumlah investor asal Kanada usai berkunjung ke beberapa daerah Kabupaten Kaimana, Prov. Papua Barat,  belum lama ini, mengaku tertarik untuk mengembangkan obyek wisata bawah laut Teluk Triton yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kaimana tersebut.

Secara geografis, para investor itu melihat panorama alam dan perairan yang ada di wilayah Teluk Triton ini lebih menarik dari obyek wisata bawah laut  Raja Ampat. Namun karena wilayahnya belum dikembangkan sesuai standar wisata internasional, maka pengelolaan Teluk Triton pun tidak memiliki daya tarik.

“Sejumlah Investor asal Kanada itu sudah menemui saya. Mereka menyatakan tertarik dan ingin membangun hotel dan resort di wilayah Teluk Triton yang dinilainya punya potensi besar,” kata Wakil Bupati Kaimana, Burhanudin Ombaer.

Namun ia tidak menyebutkan berapa besar investasi untuk pembangunan hotel dan resort di obyek wisata Teluk Triton tersebut. “Sekarang ini mereka sedang melakukan penjajakan dan mempelajari model obyek wisata bawah laut yang akan dikembangkan di wilayah Teluk Triton nanti. Sehingga belum tahu berapa besar investasinya,” tegas dia.

Keindahan bawah laut Teluk Triton yang memiliki karang lunak atau soft coral itu, kata Burhanudin, yang menjadi daya tarik para investor Kanada.  Apalagi di perairan teluk ini terdapat 937 spesies ikan dan 16 spesies ikan baru. Juga terdapat 492 jenis terumbu karang yang di antaranya ditemukan 6 jenis terumbu karang baru.

Di perairan ini wisatawan juga bisa melihat beragam ikan paus, lumba-lumba dan hiu yang sedang menari-nari dan mencari makan di sela-sela pulau yang tersebar di teluk Triton. Terutama ikan hiu yang mempunyai banyak spesies seperti hiu martil, hiu paus, hiu gergaji,  dan hiu macan kerap menarik perhatian pengunjung.

“Bagi wisatawan asing maupun lokal yang punya hobi diving, mereka bisa menyelam di perairan kawasan Teluk Triton yang terdapat lebih dari 20 titik spot divingyang sangat menarik,” kata Burhanudin.

Di sekitar Teluk Triton, jelas dia,juga terdapat beberapa pulau kecil yang bisa digunakan untuk berkemah maupun berjemur.Karena pulau-pulau yang ada di wilayah ini memiliki pantai yang indah. Tak jauh dari Teluk Triton ada perkampungan Mai-Maiyang unik.

Mengingat, sepanjang jalan sisi tebing pegunungan kapur Kampung Mai-Mai itu pada dinding-dindingnya terdapat lukisan besar setinggi puluhan meter yang bermotif manusia, tanaman, reptil, ikan, dan beragam motif lainnya yang dianggap misteri.

Karena dari cerita nenek moyangnya dulu tidak ada yang tahu siapa yang melakukannya. Lukisan pada dinding-dinding itu seakan ingin bercerita tentang perilaku masyarakat pribumi kuno sertaberaneka ragam satwa pada masa silam.

“Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi lokasi ini bisa menumpang speedboat yang ditempuhsekitar satu jam dari kota Kabupaten Kaimana,” kata Wabup Kaimana ini saat menjelaskan rute perjalanan menuju Teluk Triton.

Melihat potensi yang sangat besar itu, menurut Burhanudin, para investor asal Kanada ingin mempromosikan obyek wisata bawah laut Teluk Triton ini ke manca negara.  Karena pesona wisata bawah laut  Teluk Triton yang tak kalah dari Raja Ampat tersebut harus sering dipromosikan. Sehingga nama wisata Teluk Triton dikenal dan banyak dikunjungi wisatawanlokal dan asing.

“Raja Ampat memang sudah dikenal banyak orang karena sering dipromosikan. Sedangkan Teluk Triton di bawah pengelolaan administratif pemerintah daerah Kabupaten Kaimana ini belum gencardipromosikan karena masih terkendala anggaran,” tutur Burhanudin.

Dengan masuknya investor asing membangun obyek wisata laut wilayah Kaimanaini, dia berharap nama Teluk Triton bisa menjadi tujuan wisata berstandar internasional.Sehingga banyak menarik kunjungan wisatawan mancanegara untuk berlibur dan menikmati keindahan wisata bawah laut Teluk Triton.

Dijelaskan guna mendukung fasilitas obyek wisata bawah laut Teluk Triton yang berstandar internasional, Kabupaten Kaimana sudah memiliki Bandara Udara Utarum untuk pesawat berbadan lebar. “Bandara udara untuk pesawat besar kita sudah punya,” ucapnya.

Burhanudin mengakui untuk akomodasi pendukung sarana obyek wisata Teluk Triton yang ada saat ini sudah ada tiga rumah penginapan yang dirancang seperti rumah adat setempat. Rumah adat ini terkesan unik karena semua bangunan dinding dan atapnya dibuat dari bahan kayu. (Arief Rahman)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here