Investor Asing Invest Wisata Bahari di Bali Rp13 T

0
632
Pura Tanah Lot (Foto : http://tourhematdibali.com)

DENPASAR, test.test.bisniswisata.co.id: Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BKPM) Provinsi Bali Ida Bagus Made Parwata mengatakan sejumlah investor dari luar negeri hingga triwulan I/2015, telah menyiapkan modal mencapai Rp13 triliun untuk berinvestasi di Pulau Dewata.

“Triwulan I, izin prinsip yang keluar dari BKPM RI terkait penanaman modal asing (PMA) ke Bali sudah Rp13 triliun,” kata Parwata, di Denpasar, Minggu (10/5/2014).

Menurut dia, nilai investasi Rp13 triliun meningkat dua kali lipat dibandingkan triwulan yang sama pada 2014. “Sektor yang paling diminati masih di sektor tersier, khususnya pariwisata dan rencana investasinya mayoritas untuk pengembangan wisata bahari seperti diving dan selancar,” ujarnya.

Sejauh ini, tambah Parwata, negara-negara dari Benua Eropa dan Australia masih mendominasi kepemilikan modal terhadap rencana pengembangan nilai investasi Rp13 triliun. “Rencana investasi sebesar itu, belum tentu terealisasi semuanya tahun ini karena izin prinsip berlaku tiga tahun. Jikapun tak terealisasi, izinnya masih bisa diperpanjang lagi,” lontarnya.

Dicontohkan untuk investor Tiongkok umumnya cepat membuat komitmen, namun realisasinya belum tentu cepat karena mereka benar-benar menghitung keuntungan dari investasi yang ditanam di Indonesia. “Khususnya untuk Bali, yang sangat diharapkan dari investasi yang masuk sesungguhnya pada sektor infrastruktur seperti jalan dan air bersih, karena dari ketersediaan infrastruktur itu sangat berpengaruh terhadap niat investor yang lainnya,” katanya.

UU Penanaman Modal, lanjut dia, sebenarnya investor asing jika mau berinvestasi di Indonesia akan diberikan insentif. Tetapi mereka kecenderungan memilih infrastruktur yang memadai, dibandingkan diberikan insentif. “Bukankah salah satu magnet berinvestasi di Bali selatan itu karena infrastruktur, kalau saja di Bali utara ada jalan tol dan bandara, pasti saja nanti ramai juga investasi yang masuk ke sana,” kata Parwata.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.