Investasi Pariwisata di KEK Mandalika Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat

0
517
Destinasi wisata Mandalika Lombok Tengah (Foto: Harianterbit.com)

LOMBOK TENGAH, Bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan investasi pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika sekarang sudah berjalan dengan kehadiran 8 investor hotel internasional senilai Rp 18 triliun.

“Setelah diresmikan KEK Mandalika, kita harapkan bisa terjadi kenaikan berlipat tiga kali, sehingga kawasan KEK mandalika ini akan berkembang pesat,” ucap Presiden Jokowi saat meresmikan pengoperasian KEK Pariwisata Mandalika, di Pantai Kuta, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (20/10/2017).

Dilanjutkan, KEK Pariwisata Mandalika dioperasikan setelah 29 tahun menunggu urusan lahan selesai. Bicara Mandalika hampir 29 tahun tidak rampung, karena urusan pembebasan tanah atau lahan. Berlarut-larutnya persoalan pembebasan lahan mengurangi kepercayaan investasi di Lombok Tengah.

“Waktu saya kesini, saya tanyakan masalahnya apa. Apakah tanahnya mahal atau masyarakatnya tidak mendukung, ternyata mendukung. Ternyata masalahnya hanya selembar kertas, yakni payung hukum untuk pembebasan lahan yang tidak ada karena takut semua. Gubernur takut, bupati takut. Saya rapatkan di istana, keluar inpres setelah itu tidak ada dua bulan setelah itu bayar dan lancar,” jelasnya.

Presiden Jokowi juga meminta agar karakter bangunan di Kawasan KEK Pariwisata Mandalika ada perbedaan dengan Bali atau kawasan wisata lainnya. Jangan sama dengan style Bali atau banyak rumah model Spanyol. “Di sini mempunyai kekuatan arsitektur yang baik, baik rumah suku Sasak, kekuatan karakter harus dimunculkan. Jangan nanti disini yang banyak rumah model Spanyol,” pesannya.

Presiden juga meminta agar PT Indonesia Tourism Developmen Corporation (ITDC) selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola KEK Pariwisata Mandalika melakukan penataan pasar cindermata. “Jangan biarkan masyarakat bikin sendiri-sendiri, sehingga kawasan ini tidak tertata dan kumuh. Siapkan lahan untuk pasar cideramata agar masyarakat bisa menikmati adanya kawasan ini,” pesan Presiden.

Sementara kepada Menteri Pariwisata, Presiden Jokowi meminta agar memperhatikan urusan kafe, urusan homestay. “Tolong diberikan dorongan agar urusan dengan yang namanya toilet, terutama betul-betul sfandard internasional mumpung baru pada titik nol dimulai,” pesan Presiden seraya menambahkan, hal ini dimaksudkan agar penataan terkonsep dengan baik dan terencana dengan baik.

Kepala negara ingin KEK Mandalika menjadi kawasan besar bagi pariwisata Indonesia yang akan memberikan dampak kepada NTB. “Kami minta Gubernur, Bupati, dan Danrem (Danrem) untuk menghijaukan kawasan yang ada di bukit sebelah timur kawasan Mandalaika dengan jalan menanaminya, sehingga kelihatan hijau dan tambah cantik. ITDC juga bertanggung jawab masalah ini,” ucapnya.

Presiden meyakini KEK Mandalika akan memberikan manfaat besar kepada masyarakat NTB karena akan nantinya masyarakat bisa berjualan cindera mata membuka homestay. Selain itu, KEK Mandalika ini diyakini akan membuka 58.000 lapangan kerja.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, pembangunan KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 KEK yang telah di tetapkan pemerintah. Dari 12 KEK tersebut, delapan di antaranya KEK manufaktur dan empat KEK kepariwisataan. “Dengan di operasikan pembangunan KEK Mandalika, diharapkan dapat mendorong industri pariwisata dan kesejahteraan masyarakat di NTB,” katanya (*/BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.