Industri Travel Optimistis Bisnis Perjalanan Tumbuh

0
433
Festival 1001 Kuda di Sumba NTT

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Di tengah situasi ekonomi yang lesu, pelaku usaha di bidang layanan perjalanan atau travel optimistis sisa perjalanan pada pertengahan tahun 2017, bisnis perjalanan akan tumbuh dan berkembang. Salah satunya disampaikan PT Radian Kharisma Wisata, perusahaan travel dengan brand Annisa Travel.

Mereka menilai meski daya beli masyarakat menurun, namun bisnis travel berbeda dengan sektor lain. Di mana banyak masyarakat tetap melakukan perjalanan ke luar negeri untuk berbagai keperluan.

Terkait dengan sistem pembayaran, perusahaan travel tidak terganggu dengan kredit atau sistem keuangan. Karena rata-rata costumer berangkat setelah pembayaran atau transaksi selesai dilakukan.

Direktur Utama Annisa Travel Ery Heriawati mengemukakan, tahun ini pihaknya menargetkan bisnis perusahaan tumbuh sebesar 30%. Di mana pada tahun lalu Annisa Travel berhasil melayani sebanyak 1.500 costumer.

“Kami targetkan tahun ini tumbuh sebesar 30% atau dapat melayani 1.800 orang . Di mana tahun lalu, kita berhasil memberangkatkan sebanyak 1.500 orang,” ujarnya, di sela-sela acara Halal Bihalal manajemen Annisa Travel seperti dilansir laman Sindonews.com, Ahad (09/07/2017).

Tahun ini, lajut Ery, Anissa travel akan menambah cabang baru. Setelah meresmikan kantor Cabang Serang, Banten, perusahaan akan membuka satu cabang lagi di Cirebon, Jawa Barat. ”Target saya akhir bulan ini kantor cabang kita di Cirebon akan diresmikan. Saat ini, kami sedang finishing dan menyiapkan segala sesuatunya. Mohon doanya ya,” kata Ery.

Menurut mantan karyawati maskapai Garuda Indonesia ini Cirebon merupakan kota yang potensial untuk bisnis wisata, terutama Haji dan Umrah. ”Dengan kemampuan dan pengalaman yang kami miliki, kami sangat confidence masuk pasar Cirebon. Dan Insya Allah, kami bisa diterima pasar di sana,” imbuh Ery.

Direktur Annisa Travel Sofialah Muhajir mengatakan, dalam bisnis, Annisa Travel tetap mengedepankan pelayanan terbaik. ”Dari tahun ke tahun, jumlah customer kami terus meningkat dengan destinasi yang kian beragam. Dan, hubungan antara kami dan customer akan terus kami jaga, salah satunya dengan halal bihalal atau pengajian bersama,” ujarnya.

Muhajir mengakui, persaingan bisnis travel dari tahun ke tahun semakin ketat, mengingat terus bertambahnya perusahaan travel. Namun, dia tetap optimistis Annisa Travel mampu bersaing karena memiliki jumlah loyal customer yang besar.

“Walau persaingan ketat dan ekonomi sedang lesu, perusahaan travel tidak terganggu dengan kredit atau sistem keuangan. Karena rata-rata costumer berangkat setelah pembayaran atau transaksi selesai dilakukan. Untuk loyalitas customer kami menjaga amanah, terlebih terkait perjalanan ibadah,” tandasnya. (*/SIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.