Industri Pariwisata Indonesia Butuh 2,5 Juta Tenaga Kerja

0
592
Turis asing di Papua (Foto: http://mediaindonesia.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementrian Pariwisata mencatat Indonesia membutuhkan sedikitnya 2,5 juta orang untuk bekerja di industri pariwisata dalam lima tahun mendatang. Dari jumlah itu, sekitar 70 persen diantaranya untuk tingkatan pekerja dengan keahlian (vokasi).

Memang, Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang akan selalu membutuhkan tenaga kerja. Karena itu, agar kualitas serta kuantitas sumber daya manusianya (SDM) selalu terjaga. Mengingat selama ini masih jarang pekerja profesional di industri pariwisata yang berlatar belakang pendidikan spesifik pariwisata.

“Pariwisata baru diakui sebagai ilmu perlu diajarkan di Indonesia sejak 2008. Di negara-negara maju sudah lama menggeluti ilmu ini dan membangun industri pariwisata mereka yang maju pesat,” kata Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Agus W. Soeharto seperti dilansir laman Antaranews, Selasa (14/02/2017).

Menurut Agus, tren pariwisata di dunia diwarnai empat fenomena penting, yaitu kebutuhan yang semakin banyak, potensi ekonomi baru, kemajuan teknologi dan kelahiran generasi millenial.

Bagi generasi millenial, berwisata merupakan bagian dari gaya hidup. Selain untuk relaksasi, mereka juga gemar melakukan hal yang baru selama melakukan itu.

Agus mengatakan, kalau generasi millenial merupakan pasar yang menarik dan sedikit demi sedikit mengubah sistem pemasaran industri pariwisata yang selama ini masih konvensional. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.