Indonesia Tak Cemaskan Travel Warning Australia

0
815
Wisatawan Australia di monumen tragedi bom Bali (foto: viva.co.id)

JAKARTA, bisniswisata.com: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut B Pandjaitan, mengaku tak mencemaskan travel warning (larangan berkunjung) pemerintah Australia ke Indonesia. Pemerintah Australia melarang warganya berwisata ke Indonesia, karena terindikasi ancaman teroris yang tinggi.

“Bukan hanya Indonesia yang begitu di Timur Tengah, malah hampir semua negara (travel warning). Nah, di Asia Tenggara itu selain negara kita ada juga Malaysia dan Singapura yang ada imbauan berkunjung,” katanya, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Saat ini, lanjut Menteri, pemerintah Indonesia tengah meningkatkan kemananan. Terlebih menghadapi perayaan natal dan pergantian tahun baru 2016. “Tentu sekarang kami lebih fokus meningkatkan keamanan, ya,” ucapnya.

Hingga kini belum diketahui secara persis apakah ada penurunan kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia, terutama Bali. Memang selama ini Bali menjadi tujuan utama bagi wisatawan asal negeri Kangguru.

Sebelumnya melalui situssmarttraveler.gov.au, pemerintah Australia mengeluarkan larangan berkunjung wisata ke Indonesia kepada warga negaranya. Ditetapkan status kunjungan ke Indonesia adalah high degree of caution yang berarti hati-hati tingkat tinggi sejak 27 November 2015 lalu.

Dipaparkan dalam situs bahwa warga Australia diimbau untuk memikirkan resiko keamanan apabila ingin mengunjungi Indonesia serta diminta untuk terus memantau perkembangan pemberitaan tentang situasi terkini yang terjadi di Indonesia melalui media massa.

Adapun wilayah yang mendapatkan perhatian darurat keamanan terkait ancaman terorisme di Indonesia antara lain kawasan Sulawesi Tengah, Papua dan Papua Barat karena memiliki ancaman tinggi aksi serangan teroris yang kemungkinan dapat terjadi kapan saja.

Melalui keterangan yang sama, warga Australia yang saat ini tengah berada di ketiga wilayah tersebut diminta untuk segera meninggalkannya dan bagi yang ingin mengunjungi wilayah-wilayah tersebut dalam waktu dekat, diminta untuk mempertimbangkan kembali. (marcapada2015@yahoo.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.