IITCF Bagikan Perangkat Sholat bagi Muslim Traveler di 13 Kota, 6 Negara Eropa Barat

0
658

Priyadi Abadi (tengah) menyerahkan sumbangan perangkat shalat dari IITCF kepada pengurus La Grande Mosquee de Paris, MAdame Dubois (kiri). (Foto: IITCF).

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) menggelar pelatihan yang dinamakan West Europe Tour Leader Moslem Educational Trip (WEMET) Batch II sambil mendistribusikan perlengkapan shalat di Eropa.

“Salah satu agenda utama kami dalam WEMET 2 menggulirkan Gerakan Sejuta Perangkat Shalat untuk Muslim Traveller di Eropa Barat. Bentuknya berupa penyerahan sumbangan perlengkapan shalat, yakni kain sarung, mukena, sajadah dan sandal ke masjid-masjid, tempat belanja dan restoran yang kami kunjungi selama berada di Eropa Barat,” kata Priyadi, pendiri IITCF yang juga Dirut Adinda Azzahra Group.

Kegiatan yang diadakan tanggal 28 Juli hingga 10 Agustus 2016 itu menyusul sukses WEMET Batch I yang dilaksanakan pada Februari 2016. Sebanyak 22 orang peserta yang tiba di Paris, Jumat, ikut menyaksikan penyerahan sumbangan perangkat shalat dari IITCF kepada pengurus La Grande Mosquee de Paris di Jalan 2bis Place du Ouits, Paris, Perancis, Jumat.

Sumbangan perangkat shalat berupa sajadah, mukena, sarung dan sandal hasil sumbangan sahabat-sahabat IITCF tersebut kami serahkan seusai shalat Jumat dan diterima oleh pengurus masjid Madam Dubois,” kata Priyadi pada Republika, Jumat.

Menurut dia, saat pelaksanaan WEMET Batch I tahun lalu dan berkunjung ke sejumlah tempat belanja dan restoran di kota-kota Eropa rombongannya beberapa kali menemui kendala untuk melakukan shalat karena umumnya tempat belanja dan restoran tersebut tidak mempunyai fasilitas ibadah untuk Muslim.

“Kalaupun ada ruangan yang bisa dipakai untuk shalat, namun tidak ada perlengkapan shalat berupa kain sarung, mukena, maupun sajadah,” ungkapnya.

Karena itulah, kata Priyadi, IITCF mencanangkan untuk mendistribusikan perlengkapan shalat di masjid, tempat belanja dan restoran di Eropa mengingat peralatan sholat itu nantinya dapat dimanfaatkan siapa saja maupun turis yang berkunjung ke masjid-masjid, tempat-tempat belanja dan restoran tersebut dari berbagai negara yang ingin menunaikan ibadah shalat di tempat-tempat tersebut, tambahnya.

Kegiatan pengumpulan perlengkapan shalat itu diadakan selama tiga bulan lebih. “Alhamdulillah, kami menerima sumbangan berupa kain sarung, mukena, sajadah dan sandal dari teman-teman anggota IITCF, khususnya pengusaha travel dan tour leader dari seluruh Indonesia. Mereka mengirimkan barang-barang tersebut ke sekretariat IITCF di Jakarta, untuk kemudian disalurkan ke Eropa,” tuturnya.

Penyerahan apresiasi kepada Paris Look yang mendukubg program WEMET II ( foto: IITCF)
Penyerahan apresiasi kepada Paris Look yang mendukubg program WEMET II ( foto: IITCF)

Priyadi menyebutkan, toko-toko dan restoran di Eropa yang akan disambangi dan disumbang perlengkapan shalat oleh rombongan WEMET Batch 2 IITCF antara lain, Salero Minang, Resto Desa, Bucherer, Tobben Gifts, Max Shoes, Gassan, Coster Diamond, Benlux Duty Free, Drubba, Gobelin, Filma, dan Pierotucci.

Selama program WEMET 2, para peserta akan melaksanakan shalat maupun berintekasi dengan pengurus masjid di Paris, Brussels, Amsterdam, Den Haag, Heidelberg, Koln, Milan dan Roma. “Kedatangan rombongan IITCF ke masjid-masjid tersebut tidak hanya untuk melaksanakan shalat, tapi juga untuk berdiskusi dengan para pengurus masjid-masjid tersebut. Sekaligus menyerahkan sumbangan perlengkapan shalat,” kata Priyadi.

WEMET Batch II mencakup 13 kota dan enam negara. Kota-kota tersebut adalah Paris (Perancis), Brussels (Belgia), Amsterdam, dan Den Haag (Belanda), Koln, Heidelberg, Titisee (Jerman), Lucerne, Mt Titlis (Swiss), serta Milan, Venice, Pisa dan Roma (Italia). (*/hss)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.