Hotel Kusma dan The Kusma Bidik Pasar Korporasi & MICE

0
1726

Hotel The Kusma, Bandungan, Kab. Semarang, bidik pasar MICE (foto: HAS)

BANDUNGAN, Kab. Semarang, test.test.bisniswisata.co.id: Hotel Kusma fokuskan pelayanan untuk pangsa pasar korporasi yang menyelenggarakan kegiatan Meeting, Incentive, Conference dan Exhibition ( MICE), kata Sumardi Darmadji, General Manager hotel Kusma, hari ini.

“ Kami fokus ke MICE menggarap pasar korporasi swasta, pemerintahan dan organisasi lainnya termasuk komunitas yang berkembang seiring munculnya WA grup berbagai profesi di berbagai smartphone,” ungkapnya.

Sumardi Darmadji juga menjabat Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) cabang Kabupaten Semarang mengatakan pasar korporasi dan komunitas menjadi target perusahaan untuk meningkatkan tingkat hunian hotel karena itu hotel harus bersikap pro-aktif menjaring tamu.

“Di Kabupaten Semarang khususnya Bandungan ini organisasi pedagang bunga hiaspun memiliki komunitas grup yang kuat jadi kami bidik semua peluang komunitas grup untuk kegiatan MICE. Begitu juga untuk kalangan gereja dengan penyelenggaraan Retret dan kampus-kampus perguruan tinggi yang banyak menggelar workhop dan pelatihan,” tambahnya.

Untuk menggarap pasar MICE, Hotel Kusma, hotel bintang satu yang dikelola jaringan Terra Hotel Group juga telah membuka brand hotel baru yaitu The Kusma. Hotel bintang dua dengan fasilitas ruang-ruang pertemuan yang baru ini berkonsep lobby hotel yang terbuka memanfaatkan kontainer.

“Baik Hotel Kusma dan Hotel The Kusma yang berdampingan, lokasinya sangat strategis karena selain berhawa sejuk dan berada di daerah sentra bunga potong dan tananam hias, juga sangat strategis ke obyek-obyek wisata seperti Candi Gedong Songo yang hanya 15 menit dari hotel dan juga dekat pasar tradisional tanaman hias digemari terutama oleh ibu-ibu , “ tutur Sumardi Darmadji.

Sumardi Darmadji, GM hotel Kusma andalkan obyek wisata alam di sekitar hotel untuk menjaring tamu. ( foto: HAS)
Sumardi Darmadji, GM hotel Kusma andalkan obyek wisata alam di sekitar hotel untuk menjaring tamu. ( foto: HAS)

Keunggulan lainnya adalah lokasi dikelilingi beragam obyek wisata alam seperti Gua Kerep, Rawa Pening, pusat Spa hingga Museum Kereta Api Ambarawa yang membuat program Incentive sebagai bagian dari wisata MICE juga mudah dilaksanakan.

“Apalagi untuk kuliner di kawasan Bandungan juga unik-unik seperti sate kelinci, tahu goreng yang lembut hingga minuman khas susu kedele. Di Hotel Kusma sendiri kami punya menu unggulan nasi goreng, soto ayam, rawon dan sate kelinci,” ungkapnya.

Untuk kegiatan MICE, hotel The Kusma ditunjang fasilitas 76 kamar dengan tambahan 42 unit kamar baru sehingga bisa menampung total 154 orang. Dia optimistis sebagai hotel yang menggarap bisnis MICE di kawasan Bandungan, kedua hotel yang dikelolanya bisa mencapai proyeksi pertumbuhan positif.

“ Meski ada sekitar 150 hotel bintang dan non bintang di Kabupaten Semarang ini namun yang memiliki fasilitas MICE memadai hanya sekitar 10-12 hotel bintang. Pelayanan menjadi kunci utama SDM hotel kami,” tegasnya.

Pihaknya berharap komunitas masyarakat maupun keluarga besar yang tergabung dalam WhatApps (WA) dari Jakarta, Bandung, Cirebon, Pekalongan, Surabaya, Malang dan kota-kota lain yang terkoneksi dengan jalur kereta api dapat meluangkan waktu week-end ke Bandungan.

“Sekarang ini transportasi kereta api yang nyaman membuat wisata akhir pekan dari Jakarta misalnya cukup 6 jam saja sudah tiba di Semarang sehingga Minggu sore juga sudah bisa kembali ke kota asal dengan pengalaman yang unik karena jarak obyek wisata dari hotel hanya 15 menit jadi banyak yang bisa dikunjungi,” ajak Sumardi Darmadji. (Hilda Ansariah Sabri).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.