Homestay Majukan Pariwisata Pariaman

0
2698
Festival Tabuik di Pariaman Sumbar

PARIAMAN, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat sangat mendukung para pengusaha lokal maupun nasional mau mendirikan hotel, wisma maupun penginapan atau homestay untuk memajukan sektor pariwisata. Pendirian homestay di Kota Pariaman, juga bisa meningkatkan perekonomian warga sehingga efektivitasnya dapat penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Kami bersyukur penginapan kini telah berdiri di Kota Pariaman, sehingga wisatawan baik lokal maupun mancanegara semakin betah tinggal berlama-lama untuk menikmati sejumlah obyek wisata yang ada di kota Pariaman,” papar Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman, Yusrizal di Pariaman.

Saat ini, lanjut YUsrial seperti dilansir laman Antara, Rabu (29/10/2014), Kota Pariaman hanya memiliki satu hotel, lima wisma dan 20 penginapan dengan jumlah kamar sebanyak 41 unit. Jumlah akomodasi ini sangat kurang, jika dibandingkan dengan perkembangan pariwisata di Pariaman yang kini mulai menunjukkan peningkatan.

Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman menyatakan, para pelaku usaha penginapan untuk terus meningkatkan kebersamaan dan kerja sama diantara sesama pengusaha, supaya bisa bersinergi dalam berinovasi dan berkreasi memajukan bisnis penginapan rumahan ini di Kota Pariaman.

“Semuanya ini tentunya tidak terlepas dari adanya keinginan dari kita bersama untuk mengimbangi perkembangan tuntutan wisatawan dalam pelayanan bisnis kepariwisataan,” katanya.

Ia menjelaskan, melalui homestay bisa menawarkan paket-paket wisata kepada siapapun, dengan memanfaatkan seluruh objek dan daya tarik wisata yang ada di wilayah Kota Pariaman.

“Hal ini sesuai dengan Visi Kota Pariaman yaitu Menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata dan ekonomi Kreatif yang berbasis budaya dan agama, ini mengandung arti bahwa Kota Pariaman memiliki potensi andalan di bidang pariwisata yang menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang berada diwilayah pesisir pantai,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Pariaman membuka pintu yang selebar-lebarnya pada segenap kalangan swasta untuk berinvestasi di Kota Pariaman, terutama di bidang sarana kepariwisataan. “Kota Pariaman memiliki potensi besar kepariwisataan yang prospektif, yang belum sepenuhnya dapat tergarap secara optimal melalui APBD.

Ia menambahkan, pengembangan bisnis wisata di Kota Pariaman, termasuk homestay, dilakukan dengan memanfaatkan tenaga kerja yang ada. “Jangan sampai pengembangan bisnis wisata, justru mendatangkan para migran baru ke Kota Pariaman, karena proses seperti itu justru akan menimbulkan banyak permasalahan di bidang kependudukan dan bidang kehidupan lainnya, termasuk nilai-nilai budaya kita,” tegasnya.

Data yang dikumpulkan test.test.bisniswisata.co.id hingga kini terdapat 10 Objek Wisata Unggulan di Pariaman yang kerap didatangi wisatawan.

01.Pantai Gandoriah adalah sebuah objek wisata pantai yang terletak sekitar 100 meter dari pusat kota Pariaman, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Di hari libur pantai ini dilewati oleh kereta api wisata yang datang setiap hari dari stasiun Simpang Haru Padang menuju stasiun Pariaman. Di pantai Gandoriah ini setiap tahun dilaksanakan upacara pembuangan Tabuik di waktu matahari terbenam pada tanggal 10 Muharram. (wikipedia)

02. Penangkaran penyu yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pariaman di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Ampalu

03. Muaro mangguang, Lokasi ini berdekatan dengan Penangkaran Penyu Pariaman

04. Pantai cermin terletak di desa karan aur 1,5 km ke selatan Kota Pariaman. Secara fisik pantai cermin cukup landai dengan kemiringan 0-2% bagian pinggiran sebagian besar ditumbuhi pohon pinus dan pohon kelapa yang rindang. Potensi alam sangat menarik untuk dinikmati karena kondisi pantai relatif terjaga. Warna pasir kuning gading tanpa lumpur, menambah asyiknya berwisata bersama keluarga. Fasilitas di area ini cukup memadai dan relatif aman. Di lokasi ini terdapat Restaurant yang cukup representatif menyediakan menu khas Kapalo Ikan Gulai, Cumi Goreng dan aneka jenis ikan laut dan minuman segar lainnya.

05. Kata adalah nama dua desa yang berdekatan yaitu “Karan Aur dan Taluk”. Karena berlokasi pada dua daerah ini, maka pantai indah ini dinamakan Pantai Kata. Pantai ini juga terkenal indah, dengan perpaduan kerindangan cemara dan hembusan semilir angin laut nan nyaman serta pasir putih yang bersih. Menuju pantai ini, pengunjung juga bisa menggunakan sarana trasportasi tradisional, yakni bendi, ojek, dan angkutan kota.

06. Pulau angso duo, sebuah pulau kecil yang terletak sekitar 1,9 mil dari Pantai Gandoriah Kota Pariaman.
Untuk menuju ke Pulau Angso Duo, Anda para wisatawan dapat menggunakan jasa perahu nelayan ataupun speedboat, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit dari Pantai Gandoriah.

07. Makam tersebut memiliki 1 x 2 meter,dengan dikelilingi jeruji mirip sebuah penjara. Antara makam dan jeruji memiliki jarak antara 0,5 meter, diatas makam terdapat dua buah bingkai besar yang berisi kertas,di kertas itu terdapat huruf arab gundul (tanpa tanda baca). Makam ini merupakan tempat berziaah para utama pengikut tarekat syattariyyah. Pada bulan-bulan tertentu seperti bulan syafar, bulan rabiul awal (maulid nabi) atau pun bulan ramadhan para pengikut tarekat syattariyyah, sering melakukan kegiatan keagamaan seperti berjanzi, amanat, dan berdoa di sekitar makam ini. Lokasi makam syekh Burhanuddin ini terletak di tapakis nagari ulakan kecamatan ulakan, kabupaten padang pariaman.

08. Tirta Alami terletak di kawasan Anai Resort yang terletak di Kandang Ampek, Kabupaten Padang Pariaman atau sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Padang. Di area ini, terdapat lapangan golf dan kolam pemandian Tirta Alami yang sumber airnya berasal dari mata air. Pemandian tirta alami yang dibuka untuk umum memiliki empat kolam pemandian dengan air terjun berundak. Kawasan pemandian seluas lima hektar itu kolamnya sangat alami yang terbuat dari batu-batuan alam. Karena hanya berketinggian sekitar 600 meter dari permukaan laut, pengunjung akan merasakan kesejukan alam yang berhawa pegunungan.

09. Alam pegunungan berhutan tropis. Dari Bandara International Minangkabau (BIM) hanya berjarak 40 km menuju kota Bukittinggi atau sekitar 1 Jam perjalanan memakai kendaraan. Anai Resort seluas 400 ha terletak dikaki gunung Tandikat (2.439) pada ketinggian 600 sampai 700 m diatas permukaan laut dan tentu nya suhu yang sejuk sangat membuat nyaman para Golfer.

10. Tapian Puti Dipuji sebagai salah satu kolam renang alam di Padang Pariaman Sumatera Barat yang mempesona. Tapian Puti membawa pengunjung kepada sebuah hutan hijau di sekitar mana mereka dapat mengagumi flora,sementara juga memiliki berenang. Tapian puti berjarak kurang lebih 25 km utara Bandar Udara BIM dan 25 km sebelah timur Kota Pariaman di Kecamatan Lubuk Alung. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.