Hilton Berencana Beli Hotel Mewah Lagi

0
855

CALIFORNIA AS, test.test.bisniswisata.co.id: Hilton Worldwide Holdings Inc (HLT), salah satu operator hotel terbesar internasional, tengah mempertimbangkan untuk membeli Manhattan Waldorf Astoria Hotel, hotel perkotaan berskala high-end senilai 1.950.000.000 dollar AS. Hilton pada awal bulan lalu sepakat menjual propertinya di Park Avenue kepada pihak China Anbang Insurance Group Co.

“Kami sedang mencari, baik di aset tunggal yang besar dan portofolio, dengan fokus pada segmen kelas atas dan mewah,” kata Chief Executive Officer HLT, Christopher Nassetta, seperti dilansir laman Bloomberg, Senin (03/11/2014).

“Itu akan menjadi penggabungan dari aset-aset yang sudah ada dalam portofolio kami,” tambahnya.

Pihak Hilton sendiri menyatakan merinci lebih spesifik asetnya dalam 60 sampai 90 hari ke depan. Penjualan gedung Hilton bergaya art deco berusia 83 tahun, yang menempati seluruh blok di tengah kota Manhattan, itu adalah yang terbesar yang pernah ada untuk sebuah hotel di AS.

Hilton Worldwide sukses meraup 2,35 miliar dollar AS (Rp 28,1 triliun) pada penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Ini sekaligus rekor IPO hotel terbesar yang pernah ada.

Saat pelaksanaan IPO, terjual sebanyak 117,6 juta lembar saham dengan nilai 20 dollar AS (Rp 239.808) per lembar. Hilton sendiri menawarkan sekitar 112,8 juta lembar saham dengan harga sekitar 18 dollar AS (Rp 215.827) dan 21 dollar AS (Rp 251.798).

Dengan pencapaian ini, Hilton melampaui rekor yang pernah dibukukan Hyatt Hotel saat IPO yang mereka lakukan pada 2009 silam dengan raupan dana publik sebesar 950 juta dollar AS (Rp 11,3 triliun). Perusahaan berencana menggunakan dana hasil IPO untuk membayar hutang sebesar 1,25 miliar dollar AS (Rp 14,9 triliun).

Raksasa ekuitas swasta Blackstone Group membeli Hilton pada tahun 2007 senilai 26,7 miliar (Rp 320,1 triliun) sebelum resesi keuangan global. Sejak saat itu, tingkat hunian berangsur membaik dan Blackstone sekarang berharap untuk mendapatkan keuntungan dari pemulihan pasar perhotelan.

“Hilton fokus pada pembangunan kembali citra sebagai pemimpin industri perhotelan. Pertumbuhan bisnis ini sudah bergeser dan meluas terutama ke pasar di luar Amerika Serikat,” ujar analis perhotelan Green Street Advisors Inc, Lukas Hartwich.

Dengan demikian, Hilton akan memiliki nilai pasar saham sekitar 19,7 miliar dollar AS (Rp 236,2 triliun) berdasarkan harga IPO. Nilai ini melebihi Starwood Hotels & Resorts Worldwide, Marriott International Inc dan Hyatt Hotels Corp. Saat ini, Hilton memiliki portofolio sebanyak 4.000 hotel dengan lebih dari 650.000 kamar di 90 negara dengan 10 merek berbeda. (marcapada@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.