Hijab Indonesia Jadi Sorotan di New York Fashion Week

0
414
Busana Muslim desainer Indonesia di New York Fashion Week (Foto: StuntFM)

NEW YORK, Bisniswisata.co.id: Desain busana muslim dan hijab mencuri perhatian publik di pekan peragaan busana New York Fashion Week 2017. Ini bukannya tak beralasan. Dengan beragam isu dan kebijakan pelarangan travel negara muslim yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu, kehadiran desain busana muslim di panggung mode bergengsi dunia itu jelas menjadi intrik tersendiri.

Itulah yang dialami Dian Pelangi dan Vivi Zubedi, dua dari lima desainer busana Indonesia yang tampil di panggung New York Fashion Week: The First Stage, di New York, AS pada Kamis (7/9).

Laman The Guardian bahkan menyebut aksi desainer mengusung hijab di panggung NYFW itu sebagai satu langkah berarti dan bernuansa politis, terutama karena mengusung tema indahnya keberagaman.

Dian Pelangi hadir dengan rancangan busana muslim siap pakai yang didominasi loose jackets, wide pants, dan rok panjang berpotongan lebar. Meski mengaku inspirasi terbesarnya kali ini berasal dari keberagaman warga New York yang didokumentasikan fotografer Amerika Serikat Brandon Stanton, dalam buku Humans of New York, Dian tidak melupakan jati dirinya.

Sebagian besar koleksinya masih dibuat menggunakan bahan-bahan khas Indonesia, seperti batik, tenun, songket dan jumputan. Sementara, penggunaan hijab pada model dibuat berbeda dengan penambahan headpieces menyerupai kopiah sebagai dalaman scarf polos dengan warna-warna cerah.

“Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa setiap perempuan masih bisa tampil cantik dan bergaya dengan hijab,” kata Dian, seperti dikutip dari laman The Guardian, Jumat (08/09/2017).

Sejalan dengan Dian, Vivi Zubedi juga menghadirkan busana muslim, tapi terlihat jauh lebih konvensional dengan mengusung gaya abaya khas Timur Tengah. Namun, ia mengklaim bahwa busana tersebut bisa digunakan oleh semua orang, dari berbagai suku maupun budaya. “Hijab itu indah. Kita semua masih manusia, tidak peduli apa pun agamanya. Kita semua sama,” katanya.

Dian Pelangi dan Vivi Zubedi merupakan dua dari lima desainer busana Indonesia yang tampil di panggung NYFW First Stage. Tiga lainnya yakni Barli Asmara, Catherine Njoo, dan Melia Wijaya. Selain mereka, ada juga pasangan Fara Shahab dan Riza Assegaf yang menggawangi label aksesori Doris Dorothea.

Panggung NYFW First Stage merupakan pengembangan program yang dilakukan seiring dengan menanjaknya popularitas panggung utama NYFW The Show. Lewat NYFW First Stage, para perancang mode internasional yang ingin mencoba membuka peluang pasar di Amerika memiliki kesempatan untuk tampil di NYFW.

Tampilnya desain busana muslim dari desainer Indonesia kali ini menjadi yang kedua setelah Anniesa Hasibuan juga pernah menampilkannya di panggung New York Fashion Week pada September 2016 dan Februari 2017. (*/TGC)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.