Guruh Soekarno Putra: Gastronomi Indonesia Belum Maju

0
580
Guruh Soekarnoputra (Foto: Tempo.co)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Guruh Soekarano Putra merasa berkecil hati pada perkembangan gastronomi Indonesia, karena dipandang belum menunjukkan kemajuan yang baik. Berbeda dengan negara lain. Jepang misalnya, makanan Jepang sudah tembus ke dunia Barat sejak tahun 60-an. Awalnya yang terkenal adalah sashimi, namun kini sushi lebih populer. Hal itu mempengaruhi Amerika yang mempopulerkan sushi fusi bernama California Roll.

Masakan Jepang pun mendunia termasuk di Indonesia, karena banyak orang Jepang masuk Indonesia. Begitu juga masakan Thailand dengan mudahnya ditemukan di mana-mana. Korea Selatan juga mendunia bukan hanya makanannya tapi juga kebudayaannya sampai film-filmnya. Ini karena mereka sadar dan mempunyai konsep, tidak begitu saja ada.

Anak bungsu dari pasangan presiden pertama RI, Soekarno dan Fatmawati bertanya-tanya mengapa makanan Indonesia tidak bisa tembus kayak Jepang, Korea Selatan, Thailand? Memang restoran Indonesia di dunia sudah ada bahkan cukup bagus sudah mulai masuk ke dunia international.

Namun ketika masuk gedungnya, dekorasi ruangan restoran Indonesia tidak menarik. Pasti di temboknya ditempelkan wayang, kain tenun, lukisan pemandangan Indonesia dari pelukis amatiran, bukan karya pelukis kenamaan Basuki Abdullah. Atau ada juga yang dengan hiasan anyaman bambu atau tikar.

“Nah, mengapa tidak berpikir restoran Indonesia di luar negeri itu misalnya gaya keraton. Misalnya Surakarta, Pekalongan, Kutai Kertanegara dan lainnya,” ujar Dewan Pendiri Indonesian Gastronomy Association (IGA)

Guruh juga mengaku kurang setuju apabila masakan Indonesia terlalu mengikuti selera barat. Entah dari segi rasa yang dikurangi atau lainnya. “Seharusnya mau tidak mau harus memperkenalkan rasa asli Indonesia, khas nusnatara dengan rempah-rempah asli Indonesia. Ini yang harus diangkat,” ucap Guruh yang telah menelurkan album musik: Guruh Gipsy, NTXTC, Cinta Indonesia, Untukmu Indoensiaku volume 1, Untukmu Indonesia volume 2.

Sedangkan orang Indonesia mau mencicipi makanan barat seperti keju yang rasanya kadang tidak enak. Atau anggur yang rasanya pahit. “Tapi kita berusaha nenikmatinya,” ujarnya yang sangat menyukai masakan Bali.

Disisi lain, adik kandung Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menilai Indonesia terdiri dari 1.344 suku dan sub suku bangsa yang memiliki keanekaragaman seni masakan. Sayangnya sebagian besar tidak diketahui keberadaannya seperti harta karun terpendam. “Kita harus terus melestarikan agar tidak hilang begitu saja,” sarannya. (*/RO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.