Gubernur Jabar Dukung Lomba Maraton Dikombinasikan Pariwisata

0
423

BANDUNG, Bisniswisata.co.id: Sport tourism terus digenjot. Selain memajukan dunia olahraga di Indonesia, juga meningkatkan kunjungan wisatawan asing agar datang ke tanah air. Karena itu, Gubernur Jabar Aher sangat mendukung kegiatan lomba lari maraton yang dikombinasikan dengan pariwisata.

“Ini kegiatan olahraga berkolaborasi dengan kegiatan pariwisata jadi sport tourism. Ini tentu baik dan ditandai dengan berbagai kegiatan sebelumnya termasuk penghijauan,” kata Gubernur Jawa Barat dalam jumpa pers di Gedung Sate Bandung, Jumat (28/4/2017).

Maraton bertajuk Bandung West Java Marathon 2017 di Kota Bandung pada 30 Juli mendatang. Dengan mengambil lokasi start dan finish di Gedung Sate Bandung, acara Pocari Sweat Bandung West Java Marathon 2017 ini akan menghadirkan 6.500 pelari baik lokal maupun mancanegara. “Sport tourism merupakan program pemerintah yang harus didukung oleh berbagai pihak,” kata Aher.

Sebagai upaya dalam mewujudkan maraton pariwisata, panitia membuat rute lari yang melewati berbagai situs sejarah, di antaranya Gedung Sate, Layang Pasupati, Jalan Asia Afrika, Gedung Merdeka, Masjid Raya dan Jalan Braga. Lomba lari maraton tersebut membuka lima kategori, yaitu anak-anak, 5K, 10K, setengah maraton, dan maraton penuh.

“Ini adalah bentuk komitmen dari kami untuk terus memberikan edukasi akan pentingnya pemahaman dan penerapan lari yang aman,” kata Managing Director PT Amerta Indah Otsuka Prayugo Gunawan, perusahaan yang mensponsori kegiatan itu.

Ia mengatakan kegiatan tersebut akan menjadi sebuah pengalaman yang menarik untuk berlari mengitari kota Bandung yang terkenal akan keindahannya. Kota Bandung selama ini dikenal sebagai salah satu kota yang dikenal dengan beragam aspek pariwisatanya. Untuk itulah kota Bandung dipilih sebagai kota lomba Marathon 2017 untuk mengangkat konsep sport tourism.

“Tracknya itu akan mengelilingi kota dengan mengawali dari Gedung Sate ke jalur-jalur yang mengandung unsur situs sejarah. Ini sebagai bentuk kolaborasi tidak hanya dukungan di olahraganya saja tetapi mendukung kegiatan pemerintah dalam pariwisata,” paparnya.

Dijelaskan, para peserta nantinya akan menyusuti rute sepanjang 42 km. Adapun rute yang akan dilalui peserta diantaranya yakni melewati Gedung Sate – Layang Pasupati – Jalan Asia Afrika – Gedung Merdeka – Mesjid Raya dan Jalan Braga. “Sehingga para peserta dapat menikmati keindahan kota Bandung melalui kegiatan olahraga berlari,” katanya. (*/DAY)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.