Gorontalo Rencana Bangun Segitiga Emas Pariwisata

0
696
wisata bahari

GORONTALO, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Provinsi Gorontalo, serius ngurus pariwisata. Karena menyadari pariwisata bisa meningkatkan kesejhateraan masyarakat, mengurangi pengangguran dan menambah PASD daerah. Karena itu, Gorontalo rencana membangun segitiga emas pariwisata untuk mengenalkan dan mempromosikan berbagai objek wisata yang ada di daerah di Sulawesi paling utara.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, segitiga emas pariwisata adalah Pentadio Resort, Biluhu, dan Bongo. “Untuk Pentadio Resort sudah termasuk daerah Limboto dan Limboto Techno Science Park, kemudian di Biluhu akan masuk daerah Iluta dan Barakati, dan kami akan membuat ‘rest area’ di atas bukit untuk melihat Danau Limboto,” ungkap Bupati seperti diunduh laman Antara, Rabu (11/01/2017).

Daerah Bongo yang menurut Bupati Nelson Pomalingo sudah menjadi tujuan wisata unggulan akan sedikit dipoles lagi. “Mulai tahun 2017 akan mulai kami kembangkan satu per satu yang dimasukkan dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata,” jelasnya lagi.

Bupati menambahkan, masalah yang dihadapi oleh Kabupaten Gorontalo saat ini adalah belum memiliki Rencana Induk Pengembangan Pariwisata. Oleh karena itu, pada tahun ini akan secepatnya dibuat.

“Dengan tidak adanya Rencana Induk Pengembangan Pariwisata maka kita menangani sendiri, namun jika ada Rencana Induk Pengembangan Pariwisata, perencanaan kita jelas, maka anggaran dari pusat akan ada,” katanya.

Kabupaten Gorontalo memiliki berbagai objek wisata unggulan yang tersebar di sejumlah daerah, antara lain wisata alam Pentadio Resort, Danau Limboto, Menara Pakaya, pemandian Barakati, pantai dan lokasi selam Biluhu, pesantren alam dan Masjid Walima Emas di Bubohu Bongo.

Sebelumnya, Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, Roem Kono, mengakui pariwisata di Gorontalo mulai berkembang pesat. “Pantai Olele merupakan ‘tambang emas’ bagi pariwisata Gorontalo, sebuah persembahan yang sangat indah bagi daerah ini. Kita memilikipotensi wisata yang begitu besar, saya sangat menikmati objek wisata taman laut Olele ini,” kata Roem Kono saat mengunjungi lokasi wisata yang terdapat di Kabupaten Bone Bolango.

Namun, saran dia, sarana dan prasana perlu ditingkatkan lagi, karena wisatawan domestik maupun asing semakin banyak datang dan pariwisata Gorontalo makin dikenal di dunia. “Selain itu sarana dan prasarana taman laut Olele juga memerlukan perawatan dan itu harus bisa difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango,” lanjutnya.

Roem mengaku akan membantu untuk berbicara dengan Kementerian Pariwisata, agar bisa memberi perhatian lebih terhadap pengelolaan taman laut Olele. “Wisata di Gorontalo saat ini sudah sangat luar biasa, beberapa hari kemarin saya sempat datang ke Pulo Cinta yang terdapat di Kabupaten Boelamo, dan lokasinya sangat bagus hampir sama dengan Maladewa,” lanjutnya.

Menurutnya, yang harus diperhatikan saat ini adalah transportasi laut, ini menjadi perhatian penting dan bagaimana cara meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, untuk mensejahterakan masyarakat melalui sektor pariwisata. “Tranportasi laut perlu ditingkatkan lagi pengelolaannya, kemudian transportasi darat harus dapat dioptimalkan untuk penjemputan tamu, dan ini juga dapat menjadi potensi pendapatan daerah,” sambungnya. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.