Geopark Merangin Diajukan Lagi Ke UNESCO

0
2155
Geopark Marangin Jambi

JAMBI, test.test.bisniswisata.co.id: TAMAN Bumi atau Geopark Merangin, di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kembali diajukan ke UNESCO untuk ditetapkan sebagai warisan dunia, meski sempat gagal.

“Tahun ini pemerintah mengusulkan kembali Geopark Merangin Jambi bersama dengan Geopark Rinjani, Lombok, ke UNESCO Global Geopark,” kata Kabid Geologi Dinas ESDM Provinsi Jambi, Karel Ibnu Suratno di Jambi, Sabtu (30/1/2016).

Karel mengatakan, sebelumnya Geopark Merangin Jambi telah diajukan ke UNESCO, namun karena masih banyak yang harus dibenahi, maka belum bisa ditetapkan sebagai warisan dunia.

“Geopark Merangin itu wilayahnya luas, sekarang pemetaannya hanya spesifik saja, yakni khusus hanya Palebotani Park (taman fosil-fosil), dan mulai Februari 2016 nanti akan dievaluasi program yang detail,” ujarnya.

Geopark Merangin juga menyimpan fosil-fosil berumur sekitar 200 juta tahun. Jika telah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO, akan ada lembaga independen yang mengelola kawasan tersebut, dan pemerintah hanya melakukan pendampingan dan pembinaan.

“Kalau banyak yang mengelola nantinya akan banyak tumpang tindih. Sebab itu ada lembaga independen yang akan mengelolannya dan kita yang melakukan pembinaan,”tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jambi, Edi Erizon, mengatakan, Pemprov Jambi dan Pemkab Merangin bekerjasama dengan Badan Geologi dalam pembuatan dosir atau dokumen geopark “Kita sudah pernah dinilai, tapi masih ada beberapa hal yang belum kita penuhi secara administrasi, dan sekarang kita sedang berbenah,” katanya.

Penyebab gagalnya Taman Bumi di Merangin menjadi warisan dunia diantaranya selain kurangnya partisipasi masyarakat dan infrastruktur pendukung, kegagalan dikarenakan luasnya kawasan geopark yang sebelumnya diusulkan mulai dari Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Tanjung Jabung Barat.

Belakangan persiapan penilaian UNESCO 2016, kini kawasan Geopark Merangin dipersempit dan hanya kawasan Geopark di Merangin saja. Kekhawatiran lain yakni adanya aktivitas pertambangan emas rakyat yang bisa mengganjal

Geoprak Merangin, destinasi wisata alam di Jambi yang sangat menarik dan eksotis. Geopark Merangin kaya dengan peninggalan fosil tumbuh-tumbuhan dan kerang-kerangan yang diperkirakan berumur 300 juta tahun.

Tak heran jika Geopark Merangin menjadi salah satu potensi wisata Indonesia khususnya di Jambi. Selain itu, And ajuga bisa melakukan kegiatan arung jeram untuk menuju ke Geoprak Merangin.

Sayangnya, hingga saat ini, wisata alam Geopark Merangin ini masih belum terkelola dengan baik. Meski begitu, situs bersejarah nan eksotis ini sangat populer di kalangan wisatawan.

Geopark Merangin sendiri merupakan pecahan lempeng daratan tertua di dunia yang berada di Cina. Jenis bebatuan yang ada di sekitar geopark ini mirip dan bahkan berusia hampir sama dengan bebatuan yang ada di situs bersejarah di Cina.

Meski tidak terlalu jauh dari pusat kota Jambi, untuk menikmati petualangan alam di sirus bersejarah Geoprak Merangin, Anda harus menempuh perjalanan sekitar tujuh jam dengan kendaraan bermotor. Untuk bisa berada di lokasi pastinya sendiri, Anda membutuhkan waktu sekitar 3 jam dengan berjalan kaki ataupun menyusuri sungai dengan arung jeram.

Sementara mengenai fasilitas dan akomodasi di wisata alam Geopark Merangin ini cukup memadai. Transportasi dan penginapan dapat Anda temukan dengan mudah. Karena ada beberapa tempat untuk penyewaan kendaraan dan beberapa homestay atau rumah penduduk untuk penginapan. (*/e)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.