Geopark Ciletuh Menuju Destinasi Wisata Kelas Dunia

0
4885
Geopark Ciletuh Sukabumi Jawa Barat (foto: iwisataindonesia.com)

BANDUNG, test.test.bisniswisata.co.id: Potensi wisata di kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, memang menakjubkan. Diprediksi menjadi ikon wisata bagi Jawa Barat (Jabar), mengingat Pemprov Jabar terus mendorong pengembangan wisata alam ini, malah ditargetkan bisa menembus Global Network pada 2017.

“Kita sudah membentuk tim khusus untuk mengangkat potensi objek wisata geopark CIletuh sejak 7 bulan lalu. Langkah awal kerja tim khusus tersebut adalah mendorong Geopark Ciletuh menjadi Geopark Nasional pada Desember 2015,” tutur Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar usai menghadiri Festival Geopark Ciletuh di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu kemarin.

Untuk merealisasikan, lanjut Wahub, Pemprov Jabar menyiapkan beberapa dokumen sebagai kelengkapan menjadi geopark nasional. Pasalnya agar diakui Unisco sebagai global Geopark Network harus masuk geopark nasional lebih dahulu. “Karena itu, kita angkat keragaman budaya. Kalau keragaman hayati dan geologinya sudah ada. Saya sudah beberapa kali kesini. Makanya pantas kita angkat menjadi Geopark Ciletuh. Targetnya, dokumen kita selesaikan kelengkapannya dan Desember 2015 ditargetkan menjadi Geopark Ciletuh,” paparnya.

Sementara untuk menjadi global geopark network, Geopark Ciletuh memang berbeda. Disana ada gunung sampai laut, 15 desa yang secara kultural beragam. Untungnya ini ada di 2 kecamatan tapi satu kabupaten. “Makanya tidak susah mengurus kalau di dua kabupaten atau tiga, itu akan repot Jadi pengurusanya akan mudah, terutama dalam berkoordinasi. Kita optimis 2017 jadi golbal geopark Network,” ungkapnya.

Jika Ciletuh pada Global Geopark Network, secara langsung akan menjadi destinasi skala internasional. Tidak semua tempat memiliki 36.600 hektar di dua kecamatan. Dan tidak semua negara dan provinsi punya geopark. “Jabar punya geopark, kenapa tidak kita siapkan dari sekarang,” lontarnya.

Selain itu, diharapkan masyarakat juga harus siap dalam menghadapi kemajuan geopark Ciletuh. Jika Ciletuh berkembang maka pertemubuhan ekonomi masyarakat akan luar biasa berkembang. “Makannya di tahun depan kita siapkan infrastrukturnya. Terutama di sekitar desa Taman Jaya, Ciwaru dan puncak Darma itu akan disiapkan,” ucapnya.

Untuk rencana ini, Pemprov Jabar mempersiapkan dana sekitar Rp 30 miliar. Diharapkan, pada Januari 2016 sudah dapat dikerjakan dengan melakukan betonisasi. Selain infrastruktur, Pemprov Jabar juga berniat mengembangkan Bandara Citarate. Hal itu mempermudah akses bagi para wisatawan untuk datang ke Geopark Ciletuh. “Sekarang Citarate masih dalam tahap pembebasan lahan. Kita juga akan bangun dermaga kita akan masukan di tahun depan. Bahkan, ada perusahaan swasta kembangkan tenaga bayu sehingga energi sudah siapkan,” sambungnya.

Peneliti Geopark Ciletuh dari Universitas Padjajaran (Unpad), Mega Fatimah Rosanah mengaku kagum dengan kekayaan yang dimiliki Geopark Ciletuh. Pasalnya, dalam penelitian yang dilakukan beberapa bulan terakhir, pihaknya telah menemukan beberapa hal yang menakjubkan. “Seperti batu yang usiannya mencapai 35 juta tahun yang lalu. Ada juga batu mirip badak, dan juga sisik Naga. Batu tersebut dibentuk oleh proses alam,” jelasnya. (*/end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.