Genjot Penumpang, KAI Promo Diskon 20%

0
510
Kereta api (Foto: http://infojalanjalan.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan promo tiket berupa diskon 20%. Tapi syaratnya harus borong minimal 20 tiket. Satu lagi, pembeliannya tak bisa lewat calo.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Suprapto menuturkan, program promo ini diberlakukan untuk periode pemesanan 27 Januari10 Maret 2017. Dengan jawal keberangkatan 1 Februari hingga Maret 2017 khusus hari Selasa, Rabu, dan Kamis (kecuali tanggal 28 Maret 2017).

Suprapto mengatakan, promo tiket kali ini merupakan ide baru guna menarik minat masyarakat untuk lebbih tertarik menggunakan transportasi kereta api.

Kata Suprapto,promo 20% untuk pembelian 20 tiket ini dihitung berdasarkan cash back bagi PT KAI. “Jadi jumlahnya minimal 20 tiket agar dapat diskon 20 persen berdasarkan perhitungan cash back bagi PT KAI,”kata Suprapto di Jakarta, Sabtu (28/1/2017).

Untuk menghindari praktek percaloan, KAI telah melakukan antisipasi, dimana promo ini hanya dapat dilakukan di stasiun kereta api dengan menyertakan identitas diri.

“Promo ini dilayani di stasiun tiket online. Lalu harus melampirkan identitas diri.Kalau nanti ada perubahan identitas diri, (promo) ini tdk bisa dilakukan. Dengan begitu praktek percaloan, tidak bisa dilakukan,”jelasnya.

Adapun, tiket promo ini berlaku untuk KA komersial baik yang kelas ekonomi, bisnis maupun eksekutif dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

Selain itu, Suprapto juga menjelaskan, promo dipilih hanya hari Selasa, Rabu dan Kamis, karena untuk tiket rombongan butuh tempat duduk yang berdekatan dan kumpul dalam satu gerbong kereta. “Nah hanya pada hari-hari tersebutlah, keinginan tiket rombongan bisa diakomodir oleh PT KAI,”terangnya.

Apabila hari Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin, kata Suprapto, biasanya penumpang sudah secara acak memesan tiket di setiap gerbong kereta. (*/INO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.