Genjot Daya Saing, Sertifikasi Tenaga Kerja Pariwisata Dikebut

0
801

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pemerintah melakukan program akselerasi untuk mempercepat jumlah tenaga kerja pariwisata mendapatkan sertifikasi kompetensi. Langkah ini dilakukan demi meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia menjelang Masyarakat Ekonomi Asean 2015.

Saat ini, jumlah tenaga kerja pariwisata yang tersertifikasi baru mencapai 121.520 orang dari total 375.000 orang. Jumlah ini masih terlampau sedikit dibanding negara ASEAN lain. Untuk siap berkompetisi, dan butuh 50% tenaga kerja sudah mengantongi sertifikasi.

Pemerintah menargetkan penambahan jumlah tenaga kerja tersertifikasi dari 121.520 orang menjadi 250.000 orang dalam jangka waktu 5 tahun. Untuk mencapai target ini, pemerintah menggandeng para stake holder antara lain industri pariwisata, lembaga sertifikasi Profesi (LSP).

Pemerintah dan industri menerapkan standar kompetensi ASEAN Common Competency Standards for Tourism Professional. Jika sudah lolos kompetensi, pekerja Indonesia bebas melamar pekerjaan ke semua negara ASEAN. Begitu pula sebaliknya.

Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sumarna F. Abdurahman mengatakan program akselerasi sertifikasi tenaga kerja pariwisata tak bisa ditunda mengingat posisi Indonesia tertinggal dari negara ASEAN, yaitu Filipina, Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Filipina sudah memulai program sertifikasi sejak 2009. Total pekerja pariwisata Filipina yang mengantongi sertifikat mencapai 611.000 orang. Dari semua negara ASEAN, tenaga kerja Filipina paling siap (menghadapi MEA 2015).

Arief mengatakan untuk mengatasi arus bebas tenaga kerja kala MEA 2015, negara ASEAN telah menyusun ASEAN Mutual Recognition Arrangements on Tourism Professionals (ASEAN MRA-TP). Alhasil, pekerja pariwisata di masing-masing negara harus melakukan sertifikasi kompetensi dan memberlakukan standar kompetensi. (marcapada@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.