Garuda Terpelosok di Lombok, Penumpang Terlantar

0
1440

LOMBOK, BISNISWISATA.CO.ID: Ratusan calon penumpang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, telantar pada Rabu (4/2/2015). Mereka mengaku kecewa karena beberapa maskapai membatalkan atau menunda pemberangkatan pascapesawat Garuda tergelincir kemarin sore.

Beberapa calon penumpang mendapat fasilitas beristirahat di hotel yang disediakan maskapai. Namun tak sedikit calon penumpang menunggu di lobi hotel.

Adapun jadwal yang dibatalkan yaitu dua AirAsia, satu Lion Air, dan satu Wings Air. Sedangkan penundaan jadwal penerbangan terjadi pada pesawat Garuda Indonesia tujuan Jakarta, Air Asia tujuan Kuala Lumpur dan Surabaya, Lion Air tujuan Surabaya, serta Wings Air tujuan Surabaya.

Sementara itu, proses evakuasi pesawat Garuda yang tergelincir di landasan pacu masih berlangsung. Operasional bandara akan dibuka kembali pada pukul 18.00 Wita.

Penutupan operasional bandara terjadi lantaran sebuah pesawat Garuda tergelincir kemarin sore. Beruntung semua penumpang dan kru selamat. Hanya sajaa, proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena posisi bawah pesawat masuk ke dalam tanah.

PT Garuda Indonesia (Persero) membenarkan bahwa ada pesawatnya yang tergelincir di Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah. Beruntung tidak ada penumpung yang terluka.”Seluruh penumpang turun secara normal melalui tangga pesawat,” ujar VP Corporate Communications PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Pujobroto.

Berdasarkan siaran pers yang diterima, pesawat Garuda Indonesia GA-7040 rute Denpasar-Lombok mendarat di Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), sekitar pukul 17.03 WITA. Namun saat mendarat, pesawat tergelincir ke luar landasan, arah sebelah kanan bandara.

Pesawat jenis ATR72-600 PK-GAG yang tergelincir itu kemudian berhenti rumput sesaat setelah tergelincir saat melakukan pendaratan. Sebanyak 29 penumpang, terdiri atas 28 penumpang dewasa dan satu orang bayi dalam keadaan selamat tanpa luka.

Pujobroto mengatakan, Garuda sudah berkoordinasi dengan dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan Kementerian Perhubungan untuk proses evakuasi pesawat yang tergelincir. Selain itu, teknisi ATR dari Singapura juga diperkirakan tiba besok untuk memeriksa dan memperbaiki pesawat yang tergelincir. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.