Gairahkan Wisata Bahari, Jayapura Beli Kapal Wisata Rp 6 M

0
609
Teluk Youtefa butuh transportasi

JAYAPURA, test.test.bisniswisata.co.id: Potensi wisata bahari di Papua memang luar biasa. Selain indah, juga masih natural dan belum digarap secara optimal. Penyebabnya akses menuju destinasi wisata bahari dapat dihitung dengan jari.

Selain itu, kapal yang ada tidak memenuhi syarat. Jumlah penumpangnya sangat terbatas. Karena itu, Pemkot Jayapura Papua memutuskan membeli kapal wisata, yang akan mengelilingi Teluk Humbold dan Teluk Youtefa. Agar industri pariwisata Papua maju pesat.

“Harga kapal wisata senilai Rp6 miliar, bisa mengangkut 120 orang sekaligus. Saat ini, kapal tengah dikerjakan,” papar Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano, Sabtu (07/05/2016).

Kapal wisata ini, sambung dia, bakal beroperasi keliling dua teluk yakni Humbold dan Youtefa, serta menyinggahi beberapa lokasi wisata seperti pulau Mutu Debi, penangkapan penyu di Skouw dan lainnya.

Kini, Pemkot Jayapura tengah menyiapkan masyarakat yang kampungnya menjadi lokasi persinggahan bagi kapal wisata tersebut. Masyarakat diberikan pelatihan membuat kerajinan tangan yang bisa dijual sebagai souvenir bagi para pelancong.

“Mudah-mudahan keberadaan kapal wisata milik Pemkot Jayapura ini, bisa memberikan nilai tambah kepada masyarakat,” harap Benhur sambil menambahkan Nantinya akan dikelola dinas perhubungan bekerja sama dengan dinas pariwisata kota.

Menurut Benhur, selain membeli kapal wisata, Pemkot Jayapura juga merencanakan untuk mereklamasi pantai yang ada di depan kantor gubernuran. Namun, seberapa panjang dan dana yang diperlukan untuk reklamasi, masih dalam perhitungan.

“Rencananya, di lahan reklamasi ini digunakan sebagai lokasi wisata kuliner khas Indonesia,” papar Benhur yang juga Ketua Umum Persipura ini.

Hanya saja, lanjut Benhur, reklamasi pantai Dok 2, hingga kini belum dipastikan kapan dikerjakan. Lantaran, masih dalam tahap perencanaan. (*/EN)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.