Firmansyah Rahim: Hasil Pemenang Foto Dan Video Drone Layak Jadi Alat Promosi Wisata Nusantara

0
1368

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Partisipasi masyarakat untuk ikut meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia terbukti tinggi seperti tertuang dalam hasil lomba foto dan video dengan drone akhir tahun 2015 semuanya layak untuk dijadikan sebagai media promosi pariwisata Indonesia dan mendorong pergerakan wisatawan nusantara,” kata Firmansyah Rahim, pengamat pariwisata, hari ini.

Mantan Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kemenparekraf ini mengatakan pihaknya sebagai salah satu juri Lomba Foto dan Video dengan Drone 2015 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata dan Asosisasi Pilot Drone Indonesia ( APDI) menemukan bahwa keikhlasan peserta untuk berlomba nampak jelas didasari oleh kecintaan pada tanah air Indonesia. Indonesia memang memiliki bentang alam yang indah dan menarik untuk didokumentasikan lewat udara.

“Peserta bukan mengejar hadiah apalagi biaya yang dikeluarkan untuk mengambil spot-spot terindah sebagai obyek foto dan videonya bisa di beberapa lokasi destinasi wisata juga tidak murah. Penggunaan tekhnologi drone itu membuat semua sudut suatu obyek wisata dapat terekam dengan jelas sehingga keindahannya mempesona,” ujarnya.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) menggelar lomba foto dan video menggunakan pesawat tanpa awak atau biasa disebut Drone, dengan tema “Pesona Indonesia”.

Lomba yang diadakan mulai tanggal 1 Oktober – 1 Desember 2015 ini terbuka bagi semua kalangan pengguna drone, baik amatir, profesional maupun wartawan. Ada lebih dari 300 karya Foto dan Video dari 178 Peserta yang telah terseleksi sehingga akhirnya  6 foto terbaik menyabet gelar juara lomba foto dan video drone tersebut.

“Terus terang saja setelah menyeleksi menjadi 90 karya, lalu menjadi 20 karya hingga akhirnya terpilih enam karya itu pihak juri harus menyeleksi dengan ketat karena rata-rata hasilnya adalah karya yang bagus dan obyeknya semua tentang keindahan alam Indonesia karena itu jangan menunggu event yang diselenggarakan oleh pemerintah, partisipasi swasta dan komunitas harus di dorong sehingga lahir kompetisi-kompetisi serupa,” kata Firmansyah.

Menurut dia, masyarakat membutuhkan wadah kompetisi lainnya karena Indonesia sangat luas wilayahnya dengan jumlah 35 provinsi. Begitu pula dalam hal jumlah penduduk terutama menengah ke atas yang sudah melewati angka 50% dan membutuhkan waktu berwisata sebagai bagian dari gaya hidup.

Lomba dengan tema “Pesona Indonesia, Tempat wisata, keindahan alam, manusia dan kebudayaan “ dengan dewan juri Firmansyah Rahim, Arbain Rambe (photographer) dan Arsad Amar ( sutradara) ini juga perlu diselenggarakan secara berkesinambungan.

“Jadi perlu kompetisi yang lebih besar di inisiasi oleh pemerintah atau dimotori oleh swasta maupun komunitas sehingga keindahan alam Indonesia hingga di pulau-pulau terluar dan di kawasan Indonesia Timur dapat terekam dengan jelas dan dinikmati seluruh bangsa,” tandasnya.

Untuk urutan pemenang, kata Firmansyah, juara harapan 3 adalah Masjid Al-Akbar, Surabaya karya Luqman Wirandi, juara harapan 2 Jembatan Ampera, Palembang karya Agung Triwahyudi sementara untuk juara harapan 1,Pulau Komodo karya Muhammad Husni Mubarok.

Untuk pemenang atau juara 3, Merah Putih Coban Sewu karya Rizli Firdaus Effendi, Juara 2, Berkah Alam (Rawa Pening) karya Tandyo Mulyatno dan juara Juara 1, Kawah Gunung Kelud karya Sony Sudarsono. Total hadiah untuk seluruh pemenang  mencapai Rp 100 juta dan pengumumkan pemenang telah dilakukan pada 30 Desember 2015 lalu.

Dunia fotografi saat ini memang diramaikan dengan “aliran” Aerial atau foto dengan posisi kamera berada di atas langit. Untuk mendapatkan foto Aerial seperti ini, diperlukan sebuah alat yang bisa membawa kamera terbang di atas langit. Salah satunya adalah Drone.

Dronestagram mewadahi acara yang ditujukan bagi para penyuka fotografi Aerial dan dibantu oleh National Geographic, GoPro, Parrot, Droneshop, dan Picanova. Firmansyah mengatakan, kompetisi tempat bersaing secara sehat disamping membuat penggemar tekhnologi drone menjadi lebih mahir dalam mengambil spot-spot wisata yang diinginkan baik di darat, udara maupun di air.( hildasabri@yahoo.com)

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.