Festival Momiji Matsuri 2015 Pererat Hubungan Budaya RI-Jepang

0
1220
Grandpa Band membawakan lagu-lagu Wali Band Indonesia ( Foto:Suluh Billioner Mindset)

CIKARANG, Jabar, test.test.bisniswisata.co.id: Selama dua hari dari 7-8 November 2015, Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) bersama PT Jababeka Tbk mengadakan festival budaya dan olah raga bernuansa Jepang MOMIJI MATSURI 2015 di Kota Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

“Tujuan dari Momiji Matsuri adalah untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Jepang melalui pertukaran budaya dan olahraga. Harapannya sebagai titik awal terciptanya suasana ‘’Little Tokyo’’didalam wilayah Kota Jababeka,” ujar Fuad A. Kadir, Ketua KAJI, kemarin.

Momiji Matsuri adalah suatu festival menyambut datangnya musim panen.Momiji merupakan jenis tanaman di Jepang yang berubah warna sebelum daunnya berguguran.Warna dan bentuk daun momiji yang unik membuat daun ini sebagai simbol musim panen.

Festival dengan tema “Melalui Pertukaran Budaya dan Olah Raga, Mendalami Hubungan antara Indonesia-Jepang” ini didukung penuh oleh Kedutaan BesarJepang di Indonesia, The Jakarta Japan Club (JJC), Japan External Trade Organization (JETRO), Japan National Tourism Organization (JNTO), The Overseas Human Resources and Industry Development Association (HIDA), Japan Foundation (JF), serta Perkumpulan Masyarakat Jepang di Cikarang.

Dipilihnya kota Cikarang sebagai tempat pelaksanaan Momiji Matsuri yang pertama ini karena Cikarang merupakan salah satu pusat industri perusahaan Jepang di Indonesia yang mengalami pertumbuhan yang begitu cepat dalam berbagai sektor.

Festival Momiji Matsuri 2015 ini juga diharapkan menjadi wadah terciptanya suasana keakraban bagi orang Jepang dan Indonesia. Acara ini menampilkan banyak penampilan kebudayaan,baik dari budaya Indonesia maupun budaya Jepang.

Penyelenggara berharap bahwa masyarakat Indonesia, baik yang sudah mengenal budaya Jepang maupun yang belum mengenal, dapat merasakan kegembiraan. Sedangkan bagi warga Jepang, selain melepas rindu suasana kampung halaman, juga dapat saling lebih mengenal dan lebih mempererat hubungan antara Jepang – Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Agus Trihono, mengapreasiasi adanya kegiatan pertukaran budaya seperti Momiji Matsuri 2015 dan berharap kegiatan serupa akan semakin banyak di wilayah Bekasi.

“Budaya dan olahraga merupakan alat pemersatu antar bangsa yang efektif. Pertukaran budaya selalu membawa manfaat yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Agus. (hildasabri@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.