Festival Krakatau 2015 di gelar, partisipasi peserta dari  provinsi lain meningkat

0
2453

BANDAR LAMPUNG, Bisniswisata.co.id: Festival Krakatau kembali digelar Dinas Pariwisata Lampung, mulai 23 Agustus 2015 hingga 30 Agustus 2015. Festival ini bertujuan untuk memajukan sektor pariwisata Lampung dengan memanfaakan ikon Gunung Krakatau dengan beragam kegiatan penunjang mulai dari Pesta Pantai dengan hidangan laut, pawai budaya hingga aneka lomba.

“Tujuan diadakannya festival ini agar Provinsi Lampung mendapatkan kesempatan kunjungan Festival Krakatau 2015 di gelar, partisipasi peserta dari  provinsi lain meningkat. Wisatawan baik wisatawan dari nusantara maupun mancanegara, kami terus menerus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekononi Kreatif Pemprov Lampung, Herlina Warganegara.

Berbicara saat ditemui Bisniswisata.co.id pada acara jamuan makan malam di Gedung Wahana Agung, Kantor Gubernuran Lampung, Sabtu, Herlina mengatakan partisipasi dari provinsi lain untuk ikut menyemarakan event tahunan ini meningkat. “Untuk pawai budaya, kalau tahun lalu hanya dua provinsi, yakni Papua dan Yogyakarta. Tahun ini ada NTB, Banten, Sumatera Selatan, dan Yogyakarta dengan membawa 4 Kabupaten,” tuturnya.

Gunung Krakatau sendiri adalah sebuah gunung berapi yang masih aktif dan terletak di lepas pantai Kalianda, Lampung Selatan. Gunung ini sangat terkenal ke seluruh dunia karena meletus dengan dahsyat di tahun 1883.

herlina, krakatau festival

Menurut Herlina minat wisatawan mancanegara (Wisman) terhadap Festival Krakatau sangat tinggi, terutama wisatawan yang punya minat khusus. “Sayangnya jumlah pengunjung yang berangkat ke Gunung Anak Krakatau (GAK) hanya bisa berangkat sebanyak 360 peserta, meskipun jumlahnya ada 3 kali lipat yang ingin kesana,” ungkapnya.

Keterbatasan keberangkatan pengunjung tersebut dikarenakan adanya peraturan dari BKSDA dibawah Kementerian Kehutanan yang membatasi  jumlah pengunjung karena merupakan kawasan Konservasi dan memperhatikan daya dukungnya.

“Saat ini kami sedang mencari solusi bagaimana kita bisa mengakomodir pengunjung dengan di satu sisi tidak menyalahi aturan Menhut”.kata Herlina sambil menambahkan bahwa keberangkatan ke GAK dari Grand Elty Krakatoa hotel jumlah Wisman yang ikut berjumlah 20 orang.  Jumlah kunjungan Wisnus tahun ini mencapai 4.132.000 orang sedangkan Wisman 95.000 orang. Target kita 15% kenaikan untuk Wisman,” ungkapnya.

Wisman yang datang ke Lampung menurutnya paling banyak datang dari Australia, Selandia Baru, Portugal, dan Jerman. Sedangkan Wisnus datang dari Sumatera Selatan, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Festival Krakatau yang terselenggara dengan biaya Rp3 mliar ini melibatkan industri pariwisata dan pramuwisata. “Diharapkan tour travel yang dilibatkan dalam festival ini dapat membuat paket wisata yang kami harapkan dan menjual daerah-daerah yang punya potensi tapi belum banyak dikembangkan”.

Berbagai kegiatan seni budaya dan adventure diselenggarakan untuk menunjang event unggulan ini. Sebelum perayaan puncak festival ini, akan dimulai terlebih dahulu supporting event yaitu petualangan nusantara yang dipusatkan di Kota Kalianda Lampung Selatan dan Gunung Krakatau pada tanggal 15 sampau 17 Agustus 2015. terang Herlina.

Rangkaian kegiatan Festival Krakatau 2015 juga dilakukan dengan Pesta Pantai dan Food Festival yang diadakan di Pulau Tangkil dan Pantai Mutun tanggal 23 Agustus 2015, Lomba baca dan musikalisasi puisi “Syair Lampung Karam”, Krakatau Fes’ Expo tanggal 26-29 Agustus 2015 di Mall Bumi Kedaton Bandar Lampung, Tour ke Gunung Krakatau dan Krakatau Jetski Adventure pada tanggal 29 Agustus 2015.

“Di Lampung selain GAK, kami memiliki 5 obyek wisata yang disukai Wisman, yaitu Tanggamus, Wisata Bahari Tanjung Setia (Krui), Teluk Ti Luar, dan Way Pisang. Tahun ini kami juga sedang mendaftarkan warisan budaya tak benda ke UNESCO untuk Sulam Usus, Gulai Taboh, dan Seruit,” ujar Herlina. ( evi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here