Festival Kawasan Halal Fair 2017 Di Plaza Semanggi Dibuka

0
476

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bersama DDW Communication secara resmi membuka festival pertama destinasi wisata halal bertajuk ‘Kawasan Halal Fair 2017’. Ajang ini digelar di Lantai 3 Plaza Semanggi, Jakarta selama 10 hari penuh mulai Jumat (09/06/2017) hingga Ahad (18/06/2017).

Festival ini merupakan kebutuhan bagi umat Islam. Apalagi kini masyarakat Indonesia semakin kritis terhadap maraknya produk-produk haram yang berasal dari bahan yang tidak jelas. Hal ini jugalah yang mendasari MUI DKI Jakarta untuk membentuk tim kawasan halal yang mengarah pada sertififikasi halal dan sosialiasi produk halal.

“MUI mengharapkan mall lainnya bisa mengakomodir adanya kawasan halal tersendiri, sehingga tujuan terciptanya wisata halal di Jakarta bisa diwujudkan. Memang kami prihatin Jakarta belum menjadi destinasi wisata halal, karena itu kami merintisnya,” lontar Ketua Pelaksana Kawasan Halal Fair Muhammad Lukman Mashuri saat membuka Kawasan Halal Fair 2017 di Plaza Semanggi, Jumat (9/6/2017).

Dijelaskan, kegiatan Kawasan Halal dikemas cukup menarik dengan tiga kegiatan utama sebagai inti acara diantaranya Halal Food & Multi Product Bazaar yang merupakan pameran produk-produk yang sudah tersertifikasi halal di LPPOM MUI DKI Jakarta, keuangan Islam (perbankan, asuransi dan lainnya) serta pameran fashion Islami seperti baju koko, sarung, gamis, kerudung hingga buku-buku islami, dan kegiatan menarik lainnya.

Syarifudin Abdul Gani, Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan jaminan kehalalan sebuah produk harus terpenuhi. Kawasan Halal Fair ini sangat tepat karena halal saat ini tengah menjadi pusat perhatian dunia.

“Seiring maraknya kasus-kasus makanan, minuman, atau perlengkapan kosmetik menggunakan bahan baku yang diharamkan membuat masyarakat semakin peduli akan pentingnya produk-produk halal. Ini akan menjadi agenda rutin setiap Ramadan,” ujar Syarifuddin.

Hal itu berdasarkan beberapa riset yang memperlihatkan bahwa pertumbuhan populasi muslim secara global meningkat dan pertumbuhannya mempengaruhi pangsa pasar halal. Hal ini membuat sertifikasi halal menjadi pertimbangan perusahaan sebagai salah satu jurus meningkatkan penjualan.

“Karena itu, festival ini mengusung konsep pameran makanan dan multi product, Kawasan Halal Fair 2017 digelar sebagai ajang sosialisasi, promosi dan edukasi tentang produk halal dan kawasan halal kepada pemerintah, pebisnis dan masyarakat,” lontarnya.

Kawasan halal Fair mendapat dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta. Asisten Kesejahteraan Masyarakat Sekda Prov DKI Jakarta Fatahillah, Mewakili Plt Gubernur Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, menyambut baik dan mengapreasiasi terselenggaranya acara ini.

Menurutnya, gerakan ini menjadi langkah awal agar bisa menjadikan Jakarta sebagai destinasi wisata halal. “Lewat acara ini semoga masyarakat tidak hanya sekadar mengonsumsi tapi juga memproduksi produk halal,” tutur Fahillah.

Apresiasi juga diberikan Kementerian Agama RI melalui Abdul Rahmat, Kanwil Kemenag. “Kegiatan ini sebagai wujud pelaksanaan UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Selain itu, kawasan halal menjadi sebuah terobosan dalam rangka memberikan kepastian kepada masyarakat Indonesia yang mayoritas adalah umat islam untuk mengetahui dan memperoleh produk yang aman dan halal,” ungkapnya.

Rizky Diansyah, perwakilan DDW Convex, penyelenggara acara kawasan halal fair 2017 menjelaskan selain pameran produk halal, beragam rangkaian acara bernafaskan Islami akan dihadirkan. Mulai dari Tausiyah bertema Halal Is My Life dari ulama-ulama ternama yang mengabdi di MUI Provinsi DKI Jakarta.

Ada pula Salat Tarawih Berjamaah yang diselenggarakan setiap malam di lokasi tersebut dengan tempat salat yang nyaman. Selain itu, kegiatan berupa Talkshow yang akan menjadi ujung tombak tersedianya destinasi wisata halal akan dibawakan oleh berbagai stakeholder, baik dari pemerintah, LSM, pebisnis, maupun komunitas, ucapnya.

Tak kalah menarik lainnya, sambung dia, ada lomba mewarnai tingkat SD, lomba tahfidz qur’an tingkat SD-SMP, santunan anak yatim piatu, buka bersama dan salat tarawih berjamaah, hiburan music bernuansa Islami dan Moslem Community Gathering seperti Cooking Class with Chef Halal, My Halal Kitchen, Wajah Bunda Indonesia, Indonesia Affiliate Community (IDAFF), Komunitas Terang Jakarta, Ozafest, Masyarakat Tanpa Riba, dan Sinergi Komunitas Pendaki Muslim.

Turut mendukung kegiatan ini, berbagai merek makanan halal juga memeriahkan pameran ini, seperti Pempek 16, Bakso Gulung Cipayung, Lumpia Pandawa, Griya Takso (Tahu Bakso), Donat Spanyol Churroskuu, Pai Mama, Es Cendol Mirama Jalejo, Siomay Chipsy dan masih banyak makanan lainnya, tambahnya.

Produk-produk kecantikan dan fashion, seperti Lazis Wahdah, Cessbi, Madani Grup, Dakara Fashion, Inspiring GVC Kosmetika, juga mengambil bagian pada kegiatan ini melalui pameran produk dan aktifitas menarik bagi pengunjung pameran. Semua produk, baik pangan, obat-obatan, maupun kosmetika yang diikutsertakan dalam kegiatan ini dipastikan telah memperoleh sertifikasi halal dari LPPOM MUI Pusat maupun Provinsi.

Dengan terselenggaranya ajang ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan Halal untuk kehidupan sehari -hari di seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya DKI Jakarta serta melakukan pembinaan kepada IKM dan UMKM yang telah tersertifikasi halal maupun belum dalam mengembangkan usahanya.

Acara ini disponsori oleh PayTren, BNI Syariah, Wardah, MBK, Zenitha, Bazis, Rabbani, Soka, dan Zoya. Serta didukung oleh Rumah Zakat, Yayasan Pasir Arabia, dan The Plaza Semanggi sebagai official venue. (ndik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.