Festival Bahari Raja Ampat Kembali Digelar di WTC

0
1231
Menpar Arief Yahya mendukung kegiatan Bupati Raja Ampat Markus Wanna pada kegiatan Festival Bahari Raja Ampat 2015. (Foto. evi)

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Raja Ampat, Papua Barat bukan hanya bisa dinikmati keindahan alamnya, pemandangan bawah lautnya juga tak kalah indahnya.

Raja Ampat menjadi surga bawah laut para divers. Popularitas Raja Ampat sebagai lokasi diving kelas dunia dijaga dan ditingkatkan diantaranya melalui kegiatan Festival Bahari Raja Ampat 2015 yang akan digelar di Kawasan Pantai Waisai Tercinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat pada 18-21 Oktober 2015.

“Festival ini menjadi momentum untuk menbangkitkan kesadaran masyarakat bahwa kegiatan pariwisata akan meningkatkan kesejahteraan. Ini sesuai dengan tema Hari Pariwisata Dunia tahun ini One Billion Tourist, One Billion Opportunities,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya pada acara jumpa pers Festival Bahari Raja Ampat di Gedung Kemenpar, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/15).

Festival yang merupakan penyelenggaraan kelima setelah pertama kali pada tahun 2010 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) menurut Arief bila alam dan budaya masyarakatnya semakin lestari, maka value-nya juga akan semakin naik dan semakin mensejahterakan masyarakat.

Untuk tahun ini, tema yang diusung akan lebih berfokus pada kekayaan bahari Raja Ampat yang terkenal sebagai segitiga terumbu karang dunia. “Tagline yang kami pilih adalah Indahnya Raja Ampat, Indahnya Indonesiaku. Tahun ini Festival Raja Ampat lebih mengarah ke baharinya,” ujar Bupati Raja Ampat, Markus Wanna.

Festival tersebut juga akan menjadi kesempatan untuk mempromosikan Patung Yesus Memberkati di Pulau Sagawin yang berjarak sekitar 40 mil dari Kota Sorong. Nantinya kehadiran patung tersebut akan ditujukan sebagai salah satu wisata religi selain wisata bahari di Raja Ampat. Menpar pun sangat mendukung acara tersebut.

Rangkaian kegiatan yang bervariasi mulai dari lomba tarian lokal hingga lomba bahari dan pemilihan Duta Wisata Papua Barat akan meramaikan kegiatan tersebut.

Selain itu juga akan ada kegiatan konservasi laut dengan masyarakat setempat melalui aksi bersih pantai, pemberian bak sampah, serta pelepasa tukik penyu Belimbing. (evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.