Festival Bahari Nuhanera 2015 Promosikan Teluk Waienga

0
1307

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Wisata bahari merupakan salah satu jenis wisata yang mendapatkan prioritas untuk dikembangkan dalam lima tahun kedepan. Kontribusi wisata bahari mencapai 35% terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Tahun 2013 dari total perolehan devisa pariwisata sebesar US$ 10 miliar, sebanyak US$ 3,5 miliar diperoleh dari kegiatan wisata bahari. Terkait dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Lembata, NTT menggelar event tahunan, yakni Festival Bahari Nuhanera yang bertajuk ‘Rally Wisata Bahari’.

Kegiatan ini memperkenalkan keindahan bawah air serta mempromosikan Teluk Waienga sebagai destinasi baru wisata minat khusus underwater kelas dunia.

Beberapa agenda yang tergabung dalam Rally Wisata Bahari di Pulau Lembata, NTT. Antara lain Atadei-Lamalera Explore & Ekspedisi Batutara, Festival Adventure Uyelewun, Festival Lamaholot, dan Festival Bahari Nuhanera.

“Festival ini untuk yang kedua kalinya kami selenggarakan, ada 14 desa pesisir di teluk yang ikut berpartisipasi langsung. Alam bawah laut Teluk Nuhanera luar biasa indahnya,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, Longinus Loga saat jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/15).

Sebagai fakta setiap pekan rata-rat ada satu kapan pinisi yang membawa 12 sampai 20 wisatawan datang ke Teluk Waienga untuk melakukan wisata underwater serta berkunjung ke kampung adat Lewohal maupun melakukan trekking volcano Illewotolok.

Festival yang akan digelar pada 22-27 Agustus 2015 dan berlokasi di Tanjung Nuhanera Teluk Waienga, ini dimeriahkan dengan beberapa acara yang bisa diikuti wisatawan, seperti lomba dayung perahu tradisional, renang teluk, mancing mania, parade perahu dan motor laut, pentas seni tradisional, serta lomba foto underwater.

Lebih lanjut Longinus Loga mengatakan, “Lomba foto underwater diikuti banyak fotografer dari sembilan negara. Selain memamerkan hasilnya, mereka juga memaparkan kondisi asli bawah air di Teluk Nuhanera”.

“Nantinya ada juga kerja bakti bareng masyarakat dari 14 desa pesisir. Ini sebagai bukti Teluk Nuhanera adalah spot snorkeling dan diving yang tak kalah dengan destinasi lainnya di timur Indonesia,” ungkapnya.

Untuk mencapai Kabupeten Lembata, jika melalui jalur udara bisa naik Trans Nusa Air atau Susi Air Service yang berangkat dari Kupang ke Lewoleba. Sedangkan jalur laut melalui KM Bukit Siguntang yang berangkat dua minggu sekali dari Makassar- Maumere-Lewoleba-Kupang dan sebaliknya, atau naik KM Umsini, KMP Ferry lie Boleng Kupang, KM Lowoleba Karya, KM Sinar Mutiara, KMp Namparnos, dan Fantasi Express Ferry. (evi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.