Festival Asmat Masuk Kalender Wisata Nasional

0
935
Destinasi wisata suku Asmat di Papua (Foto: http://wanderlustaddiction.com)

JAYAPURA, test.test.bisniswisata.co.id: Festival Asmat akan kembali digelar tahun ini setelah sebelumnya batal dilaksanakan karena adanya kegiatan Pemilukada. Hal itu diungkapkan langsung Bupati Kabupaten Asmat Elisa Kambu di Jayapura, Rabu (3/8).

“Tahun ini Festival Asmat tetap dilakukan, persiapan-persiapan sudah dilakukan dan akan berlangsung seminggu pada minggu kedua Oktober 2016 dan ini sudah masuk kalender wisata nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan pihaknya untuk tahun ini tidak terlalu berat dalam menyiapkan kegiatan tersebut karena pada tahun sebelumnya seluruh hal teknis telah selesai dilakukan. “Kalau persiapan di lapangan sudah, karena seleksi patung sudah dilakukan tahun lalu, hanya festival tidak dilaksanakan. Nah ini yang akan kita bawa tahun ini,” kata dia.

Selain akan memamerkan patung-patung hasil buatan masyarakat adat, pihaknya juga akan menyajikan berbagai macam tarian dari berbagai rumpun yang ada di kawasan tersebut. “Kalau menari, kita mau semua etnis harus tampil. Seperti dari Korowai, Awuyu, Sawi, mereka juga ambil bagian dan kebersamaan itu harus ada,” ujar Kambu.

Kambu menyebut untuk ukiran yang akan tampil adalah mereka yang mengukir saja. Di antaranya Rumpun Bismam, Corak, Kenok, Simai, Safat, dan beberapa lainnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, ia mengakui belum bisa membuat perbedaan karena saat ini pemerintahannya baru beberapa bulan berjalan. “Untuk sekarang mungkin masih sama dengan sebelumnya, karena saya dan wakil baru masuk. Tapi nanti pasti ada evaluasi untuk tahun-tahun berikutnya,” kata dia seperti diunduh laman Antara.

Ia berharap Festival Asmat 2016 bisa menyedot wisatawan nusantara dan mancanegara sebanyak-banyaknya, karena hal tersebut dapat membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.