Festival Adventure Indonesia 2015 di Alor, event khusus bagi para petualang diikuti 200 wisatawan

0
900

JAKARTA,test.test.bisniswisata.co.id: Situs Way 2 East bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Alor akan menyelenggarakan Festival Adventure Indonesia 2015 ( FAI),  event tahunan khusus para petualang dari dalam dan luar negeri yang suka dengan alam-budaya Indonesia serta kehidupan masyarakatnya yang masih asli.

“Ini penyelenggaraan di tahun kedua dengan kegiatan untuk para petualang seperti menyelam (diving), bersepeda (cycling), pendakian (trekking/hiking), fotografi, camping, kuliner (culinary), culture tour serta menginap di kampung adat atau rumah penduduk dan berbaur dengan masyarakat lokal,” kata Adi Gerimu, pendiri Way 2 East Indonesia.

Menurut dia, keindahan perjalanan ke Alor adalah keindahan perjalanan ke timur Indonesia. Diharapkan dengan digelarnya FAI bersamaan dengan Festival Bahari Alor 2015 maka  keindahan alam alor mampu memberi kontribusi pada sektor kepariwisataan di Indonesia.

Setelah berhasil melaksanakan pertama kali di Kabupaten Lembata, NTT, tanggal 24-29 September 2014 dengan membawa 120 peserta (pendaki, fotografer dan peserta culture) termasuk media TV, cetak dan online, tahun ini yang berlangsung 15-20 September 2015 ditargetkan mencapai 200 peserta.

Tujuan diadakan FAI, seperti harapan Menteri Pariwisata adalah sebagai event penggerak atau pembuka pintu masuknya wisatawan ke Alor, NTT.mempercepat perkembangan wisata, mempersiapkan Alor sebagai tujuan wisata baru di NTT,

mengajak masyarakat lokal untuk menjadi bagian dari perkembangan wisata di Alor mulai dari sekarang.

“Seperti Festival tahun 2014 lalu, FAI 2015 ini di dukung oleh Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi NTT dan Pemerindah Daerah Kabupaten Alor, NTT, dimana telah dipersiapkan 14 Destinasi unggulan, yaitu: Kota Kalabahi, Pantai Maimol, Pulau Sika, Pantai Deere, Pantai Batu Putih, Pulau Kepa, Pulau Ternate, Gunung Sirung, Pulau Pantar, Pulau Pura, Pulau Buaya, Desa Monbang/Kabola, Desa Takpala dan  Desa Luba,” kata Adi Gerimu di damping Bupati Alor Amon Modjo.

Peserta yang ditargetkan pada festival ini adalah sekitar 200 orang dari dalam dan luar negeri. Ada 5 kegiatan yang telah dipersiapkan pada Festival Adventure Indonesia 2015 yaitu menyelam dan peserta dibawa menyelami kerajaan bawah laut Alor dengan beragam keindahan terumbu karang dan ikan-ikan endemik.

Peserta juga akan mengunjungi titik-titik penyelaman favorit di sekitar pulau Alor, Kepa, Ternate dan Pantar, serta merasakan sensasi perpaduan laut dingin Australia dan laut hangat Indonesia yang menambah kesan pengalaman menyelam yang tidak terlupakan.

Kegiatan lainnya adalahPdi  Gunung Sirung yang menjulang setinggi 840 meter diatas permukaan laut. Hal ini menantang peserta untuk menapaki puncaknya dengan menerobos semak, menyusuri jalan setapak berpagar ilalang dan jalan berbatu. Tiba di puncak maka momen matahari terbit terindah didapati peserta dari kawah gunung ini, kata Adi.

Bersepeda menjadi kegiatan inti lainnya dari FAI, dimana peserta akan merasakan serunya mengayuh sepeda bersama dengan rute Taramana – Desa Luba – Pantai Maimol – Pantai Deere – Kokar – Alor Besar – Kota Kalabahi – Takpala sepanjang hampir 100 kilo meter. Melewati jalan berkelok dengan pemandangan (view) bukit serta pantai yang indah, mengunjungi kampung adat dan berakhing dengan  camping dipinggir pantai.

Pihaknya juga menyelenggarakan  Photography Hunting, memberi kesempatan bagi para pencinta fotografi untuk menambah koleksi bank fotonya dengan merekam tiap kejadian yang berlangsung di Alor selama festival. Tentu saja, momen matahari terbit dan terbenam, pesta budaya, kehidupan bermasyarakat, dan pemandangan indahnya adalah daftar wajib yang mesti diburu.

Ada juga aktivitas tour budaya atau  Culture Tour, mengunjungi desa-desa adat yaitu Takpala, Monbang, dan Bampalola untuk menambah pengetahuan peserta akan khazanah budaya Alor. Selain menyaksikan langsung kehidupan mereka, sangat memungkinkan bagi peserta untuk berinteraksi dengan akrab dan saling berbagi kebahagiaan.

Amon Modjo, Bupati Alor mengatakan untuk penyelenggaraan Festival bahari Alor dan Festival Adventure Indonesia 2015, pihaknya optimistis mendapat dukungan ekstra flight dari pihak airlines yang sudah melayani jalur Kupang-Alor seperti Trigana atau Trans Nusa dan Wings.

“Kalau dari kapasitas seat pesawat tiap hari kita harapkan peserta dua event ini bisa terangkut minimal 50 orang tiap hari. Masalah aksesibilitas udara memang masih menjadi tantangan dari pengembangan pariwisata Alor karena itu kami minta dukungan berbagai pihak,” ujarnya. (hildasabri@yahoo.com)

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.