Fenomena Unik, Embun Es Warnai Festival Budaya Dieng 2017

0
627
Dieng Culture Festival

BANJARNEGARA, Bisniswisata.co.id: Dataran tinggi Dieng di Banjarnegara, Jawa tengah memiliki beragam potensi, kekayaan alam, wisata, ataupun budaya dan sejarah. Juga ada event yang digelar secara rutin setiap tahun yakni Dieng Culture Festival (DCF) di Kompleks Candi Arjuna, Dataran Tinggi Dieng pada 4-6 Agustus 2017.

Rangkaian acara DCF diisi dengan ritual unik tahunan, yaitu potong anak rambut gembel. Tahun ini akan ada 8 hingga 9 anak rambut gembel yang potong rambut dengan melalui prosesi adat dan ritual. Bertepatan DCF juga berbarengan puncak musim dingin di Dieng. Beruntung wisatawan yang menyaksikan rangkaian DCF bisa melihat fenomena unik yaitu munculnya embun es.

“Belum tentu muncul pas DCF, tapi kalau beruntung wisatawan bisa melihat fenomena unik ini. Baik di komplek sekitar candi atau area pertanian ” ujar Alif Fauzi, Ketua Kelompok Sadar Wisata Dieng Pandawa seperti dilansir laman Okezone, Sabtu (29/07/2017).

Di satu sisi menjadi daya tarik, namun bagi petani, embun es ini juga menjadi ancaman bagi tanaman kentang. Sebab, embun es bisa mematikan tanaman kentang. “Warga menyebut embun es dengan embun Upas. Ini membuat petani waswas , ini merusak tanaman kentang kami ” tutur Satrio petani kentang di lereng pegunungan Dieng.

Dilanjutkan, sekitar 100 ribu wisatawan dalam dan luar negeri diprediksi menyaksikan DCF 2017. Dan untuk memudahkan wisatawan, panitia DCF 2017 menjual paket wisata melalui situs www.dieng.id. Seharga Rp300 ribu per orang, paket sudah termasuk akses ruwatan massal, akses ke Festival Jazz Atas Awan, akses ke objek wisata Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, kain batik, caping serta lampion.

Untuk penginapan, panitia DCF 2017 menyediakan paket berkemah dengan harga mulai dari Rp375 ribu untuk empat orang. “Hingga saat ini sudah 3.500 paket yang terjual,” ujar Alif.

Agenda DCFP 2017 bukan hanya ruwatan massal. Dari hari pertama sampai hari terakhir, pengunjung bisa menikmati Festival Jazz Atas Awan, wisata matahari terbit dan berkeliling di Candi Arjuna, Kawah Sikidang serta Telaga Warna.

Bagi penggemar seni budaya dan fotografi, momen DCF 2017 tentu saja tidak boleh dilewatkan. Segera pesan akomodasinya dari sekarang sebelum kehabisan.

Terkait Kawah Sileri meletus di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, belum lama ini, Afif menjelaskan Dieng Culture Festival (DCF), tetap berjalan. Mengingat, letusan Sileri berjarak sekitar 6 kilometer dari zona utama Dieng. Selain itu, Kawah Sileri dikenal kerap meletus dengan jenis letusan freatik atau mengeluarkan lumpur dan embusan asap belerang yang tak berbahaya.

“Sebenarnya tidak berbahaya, hanya panik saja. Jadi banyak yang berlari karena takut. Akhirnya terluka. Kawah Sileri berada di zona dua atau kawasan penyangga. Meski terjadi insiden, tak akan berpengaruh secara langsung terhadap kawan wisata utama. Kawah Sileri juga tak memiliki riwayat mengeluarkan gas beracun,” ungkapnya.

Karena kawah ini dinyatakan aman, meski kerap meletus, mulai skala kecil hingga sedang, seperti yang terjadi sekarang. “Itu berada di zona penyangga, jadi tidak akan menggangu. Luka yang diderita oleh pengunjung itu bukan luka langsung akibat letusan melainkan karena lari, panik, dan terjatuh. Pelataran kawah terdiri dari kerikil,” ungkapnya.

Dia justru menyebut insiden di Kawah Sileri ini bisa menjadi daya tarik tersendiri. Dicotohkan Kawah Sikidang yang letaknya relatif dekat dengan kompleks Candi Arjuna. Kawah Sikidang justru menarik bagi wisatawan karena letupan-letupan lumpur kawah yang berpindah-pindah, menyerupai lompatan kijang.

“Yang jelas aman. Namun, kami bersama dengan instansi terkait juga tetap memantau dengan alat pengukur zat belerang di kawah. Jadi yang kami ukur bukan gas beracun melainkan kadar belerang,” terangnya.

Gelaran DCF 2017 yang kali ini bertema’ The Spirit of Culture’ nanti berisikan sejumlah acara. Antara lain Ritual Cukur Rambut Gembel, Akustik Atas Awan, Kirab Budaya, Parade Kesenian, Pesta Lampion, Ekspo UKM dan Purwaceng. Lokasi kegiatannya di seputaran Kompleks Candi Arjuna, Dieng Banjarnegara. (*/BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.