Event Tambora Menyapa Dunia Menunggu Wapres Hadir

0
1150

MATARAM, BISNISWISATA.CO.ID: Puncak event wisata “Tambora Menyapa Dunia” yang dipusatkan di Doro Canga, kawasan Gunung Tambora Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 10-11 April 2015 diharapkan bisa ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla

“Kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla memang sangat diharapkan. Karena selain ada kehormatan di event pariwisata dunia, juga kehadirannya dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Mataram NTB,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal di Mataram, Kamis (26/2/2015).

Bahkan, kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla diharapkan bisa melihat lokasi kawasan Samota (Satonda, Moyo, Tambora) yang dijadwalkan diluncurkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata. “Segera kami akan laporkan ke istana Wapres bersama Gubernur untuk meminta kesediaan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri puncak acara Tambora Menyapa Dunia,” katanya.

Menurut dia, kegiatan peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora ini merupakan bagian dari target Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka meningkatkan target kunjungan wisatawan, yakni dua juta orang. “Karena nanti diperkirakan kegiatan ini akan dihadiri 15 ribu orang, termasuk wisatawan Nusantara dan mancanegara,” jelasnya.

Untuk kepentingan puncak acaranya, Pemerintah Provinsi NTB, tambahnya juga mengantisipasi ketersediaan kamar penginapan yang terbatas. Salah satunya, pemerintah mendatangkan hotel terapung dengan kapasitas 150 kamar, termasuk menggunakan fasilitas base camp perusahaan kayu yang ada di Calabai di kaki Gunung Tamboratenda, serta meminta bantuan polisi dan TNI untuk menyediakan tenda berukuran raksasa. “Kita juga akan menyiapakan MCK umum di lokasi utama, sehingga masyarakat dan tamu yang datang tidak kesulitan mencari MCK,” imbuhnya.

Namun, sebelum itu, kata Faozal, pihaknya akan melakukan pencanangan Obyek Wisata Bersih di Pelabuhan Penyeberangan Bangsal Lombok Utara pada 28 Pebruari yang merupakan lokasi datang dan perginya wisatawan ke kawasan wisata Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Bahkan setelah itu, pihaknya juga melakukan observasi lokasi di kawasan Tambora.

Sedangkan, untuk pembiayaan seluruh kegiatan, menurut Faozal ditanggung pemerintah daerah melalui APBD provinsi, dan kabupaten/kota, termasuk melalui dana sponsor yang ikut berpartispasi dalam peringatan meletusnya Gunung Tambora. (marcapada@yahoo.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.