Etape II, Panorama Wisata Alam Menantang Peserta Tour De Singkarak

0
948

PADANG PARIAMAN, test.test.bisniswisata.co.id: Kejuaraan balap sepeda Tour de Singkarak (TDS) 2015, memasuki etape dua dari Padang Pariaman menuju Danau Singkarak, Solok, Minggu (04/10/2015). Lintasan etape ini, memiliki panorama wisata alam yang sangat menantang.

Tantangan yang dihadapi adalah melintas bukit bernyunyi Sitinjau Laut di Padang, yang jalannya naik turun bahkan tikungan tajam sangat mengintai. “Etape ini memang rute baru. Cukup menantang karena memiliki tanjakan yang tinggi. Persaingan akan ketat di sini,” kata pimpinan perlombaan TDS 2015, Sondi Sampurno saat dikonfirmasi sebelumnya.

Etape kedua dengan jarak tempuh 140 kilometer ini cukup dinamis karena diwarnai dengan lintasan datar yang panjang. Setelah itu semua pebalap dihadapkan dengan tanjakan yang cukup tinggi dan panjang. Salah satu titik tanjakan itu berada di Panorama.

Di Panorama ini juga ada titik King of Mountain (KOM). Di titik inilah pebalap dengan spesialisasi climber akan mengejar poin. Pebalap asal Iran, Indonesia maupun yang lain dipastikan akan bersaing dengan ketat di titik ini. Apalagi titik adalah kategori satu yang banyak menyiapkan poin.

Semua pebalap saat melintasi etape ini juga ditawarkan sensasi melihat Kota Padang dari ketinggian. Selama ini lintasan ini selalu terlewatkan karena merupakan poros utama masuk ke ibukota Sumatera Barat itu dari wilayah Solok dan sekitarnya.

Selain menawarkan sensasi baru, etape ini adalah titik awal bagi semua peserta kejuaraan dengan total hadiah Rp2,5 miliar itu mengejar waktu dan poin setelah pada etape pertama dari Pantai Carocok menuju Pantai Gondoria dan Pariaman tidak ada pencatatan karena ada masalah.

Pada etape dua ini selain ada titik KOM juga ada tiga titik sprint yang harus dikejar oleh semua pebalap yaitu di kilometer 26,5 tepatnya di Pauh Kembar. Selanjutnya berada di kilometer 67 tepatnya di depan kantor gubernur dan yang ketiga di depan kantor Bupati Solok tepatnya di kilometer 125,5.

Kurang lebih 130 pebalap dari 21 tim akan bersaing pada kejuaraan yang masuk kalender UCI dengan kategori 2.2 ini. Mereka akan menempuh total jarak tempuh 1.30-an kilometer yang terbagi dalam sembilan etape. Selain untuk perlombaan, kejuaraan ini juga mengenalkan destinasi wisata di Sumatera Barat.

Sayangnya, kabut asap cukup tebal sejak memasuki kabupaten Solok Sumatera Barat menghantui pembalap hingga finis di Singkarak Kabupaten Solok. (endy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.