Esthy Reko Astuti: Festival Laskar Pelangi perlu masuk Calender of Event Tetap

0
889
Keindahan laut dan bongkahan batu-batu besar khas Bangka Belitung ( foto Disparbud prov Belitung)

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah provinsi Bangka Belitung perlu membuat jadwal penyelenggaraan secara tetap Festival Laskar Pelangi sehingga masuk menjadi Calendar of Event Kementrian Pariwisata yang dapat dipromosikan ke mancanegara, kata  Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Nusantara Kemenpar di Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta, Selasa (11/8/2015).

“Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sudah diinstruksikan oleh Presiden Jokowi untuk membuat calendar of event yang tetap sehingga kalau Gubernur dan Bupati Belitung bisa menentukan tanggal kegiatannya secara tetap maka akan memberikan kepastian pelaksanaan festival yang memberikan ruang bagi wisatawan mempersiapkan kunjungan wisatanya ke Babel,” ujar Esthy .

Berbicara pada jumpa pers mendampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi , Bupati Sahani Saleh dan Andrea Hirata, pencetus festival, penulis buku novel dan film berjudul Laskar Pelangi, Esthy Reko Astuty mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah sinergi pemprov Babel dan kalangan industri wisata yang telah mengemas event ini ke dalam paket-paket wisata untuk mendatangkan wisatawan.

“Kementerian berharap ini akan mendorong kunjungan wisatawan. Target event ini wismannya bisa sekitar 500-an dan wisnusnya bisa sekitar 3.000-an,” ujar Esthy Reko Astuti.

festival babel 2

Museum Kata Andrea Hirata, pencetus Festival Laskar Pelangi, Belitung

Festival Laskar Pelangi sendiri pertama kali dicetuskan oleh Andrea Hirata, penulis novel best seller berjudul “Laskar Pelangi” tahun 2010. Tujuannya untuk melestarikan semangat dan nilai-nilai moral yang dipesankan dalam novel dan film tersebut sekaligus menjadi ajang melestarikan sastra dan budaya serta kesenian Belitung.

Andrea Hirata juga mengapresiasi upaya untuk menyelenggarakan festival tersebut dan memberikan bantuan dana. Ia mengatakan 40 murid sekolah gratis di museum yang dikelolanya juga akan berpartisipasi dalam festival itu. Kemudian, ada perpaduan musik dangdut, jaz, keroncong dan pop. Ia berharap Festival Laskar Pelangi dapat menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia di dunia internasional.

“Itu sebabnya saya minta jumpa pers dilaksanakan di Jakarta, ibukota negara supaya teman-teman pers bisa ikut membantu mempromosikan penyelenggaraan Festival Laskar Pelangi yang sudah dalam hitungan hari. Tahun-tahun sebelumnya festival ini masih menjadi agenda dari dan untuk warga lokal, sekarang harus ada upaya untuk mendunia,” tandasnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi mengatakan kegiatan Festival Laskar Pelangi ini sudah keempat kalinya dan rencananya berlangsung tanggal 27-29 Agustus 2015. Pusat kegiatan di Pantai Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung dengan target 1.000 wisatawan mancanegara yang berkunjung untuk menyaksikan festival tersebut.

“Untuk Festival Laskar Pelangi ini untuk wisatawan mancanegara kita harapkan paling tidak 1.000 lebih dari sasaran Asia khususnya di Cina, Malaysia dan Singapura sedangkan wisatawan nusantara targetnya 5000 orang,” tambah Gubernur Rustam Effendi . Dia optimistis karena telah mendapat dukungan pengemasan paket dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia  ( PHRI) maupun dari Asosiasi Perusahaan Perjalalanan Indonesia atau biasa disebut Asita.

Festival Laskar Pelangi dapat mendorong peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pertumbuhan ekonomi kreatif terutama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pernyataannya ini diakui Kemas Danial, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Kementrian Koperasi dan UKM RI yang hadir dalam jumpa pers tersebut.

“Kehadiran Festival Laskar Pelangi paling tidak meningkatkan PDRB dan mengubah struktur PDB (Produk Domestik Bruto) karena Di tengah lesunya ekonomi yang didukung sumber daya alam dan komoditi, maka ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pemacu meningkatkan perekonomian.

Gubernur mengatakan Festival Laskar Pelangi mendorong berkembangnya UMKM yang bergerak di sejumlah bidang seperti tarian, kuliner, budaya, dan kerajinan keramik. Selain itu, koperasi juga turut berkembang yang semula hanya ada 24 koperasi sekarang sudah menjadi 150 koperasi yang dikelola.

“Alhamdulillah galeri yang dulu untuk mendapatkan hasil Rp 400 juta per tahun sangat sulit, sekarang dalam waktu 4 bulan saja Rp 2,5 miliar, artinya perkembangannya luar biasa,” tutup dia.Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan pihaknya terus berupaya untuk mempromosikan keindahan alam dan laut Belitung.

Sementara itu Bupati  Sahani Saleh mengatakan pihaknya berharap Festival Laskar Pelangi dapat menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia di dunia internasional. Pihaknya juga berupaya agar Belitung ditetapkan sebagai kawasan khusus pariwisata dimana pengembangan bandara internasional sudah mendesak.

Andrea Hirata pada kesempatan ini menambahkan bahwa konsep Festival Laskar Pelangi 2015 ada 20 macam penampilan yang akan dipertunjukkan dalam festival itu.
menekankan pada konsep tarian dan music. Tari pendulang timah jadi ‘iconic karena melibatkan 700 pelajar dari berbagai sekolah sehingga ada nuansa sejarahan, edukasi, kemudian musikalitas juga semakin menguat,” katanya.

Ia mengatakan 40 murid sekolah gratis di museum yang dikelolanya juga akan berpartisipasi dalam festival itu. Kemudian, ada perpaduan musik dangdut, jaz, keroncong dan pop. ( hildasabri@yahoo.com)

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.