Endank Soekamti Ingin Jelajahi Aceh & Papua

0
1520
Endank Soekamti (foto: rockincelebes.com

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: INDONESIA, negara yang kaya pesona alam dan budaya. Banyak destinasi wisata yang dapat traveler temui di negara gemah ripah loh jinawi. Karenanya jangan heran menjelajahi Indonesia menjadi impian traveler di Indonesia juga mancanegara. Bagaimana tidak, negara tercinta Indonesia memang kaya sekali akan pesona alam dan budaya sehingga mampu menghipnotis dan membuat banyak orang terperanga.

Jangan salah, ternyata pengalaman menjelahi Indonesia sudah dirasakan oleh band papan atas Endank Soekamti yang beranggotakan Erix, Dori, dan Ari. Super band asal Jogja yang semuanya hobby travelling ini, selalu memanfaatkan disela tour konser ke daerah, selalu mendatango obyek wisata di daerah itu.

Erix, sang gitaris bass Endank Soekamti mengakui bahwa Indonesia memang memiliki keindahan alam dan budaya yang sangat luar biasa. “Hampir seluruh wilayah di Indonesia sudah didatangi dan kita suka semuanya. Memang di setiap wilayah biasanya memiliki ciri khas dan keindahan masing-masing yang tentunya sangatlah indah,” kata Erix seperti diunduh laman Okezone, Selasa (15/3/2016).

Hingga kini memang ada dua tempat yang belum sempat dikunjungi oleh band Endank Soekamti yaitu wilayah ujung Indonesia Aceh dan Papua. “Kita memang belum sempat datang ke Papua dan Aceh. Tapi kita jamin disana juga tak kalah jauh indah dan mempesona dengan wilayah-wilayah Indonesia lainya,” tambah Erix

Grup musik ini banyak menggunakan idiom punk dalam bermusik, meskipun tidak mengusung ideologinya. Juga sudah meraih penghargaan: AMI Award untuk Karya Produksi Alternative Terbaik.

Kini, Endank Soekamti kembali dengan album ketujuh bertajuk “Soekamti Day”. Demi menyelesaikan album yang dirilis Februari 2016, Erix cs harus rela tinggal di pulau tak berpenduduk selama sebulan. “Kita pilih sebuah pulau yang enggak ada penghuninya, kita tinggal di situ, dikarantina selama sebulan untuk fokus hanya mengerjakan album ini dari nol sampai selesai,” cerita Erix

Diakui Erix, Soekamti Day memang berbeda dari album-album sebelumnya. Selain harus menjalani karantina di Gili Sudak, Lombok yang tak berpenduduk, album ini juga dikerjakan di luar ruangan. “Beda signifikan itu ada di prosesnya. Jadi prosesnya itu, kalau jaman dulu kita ngerjakan album di dalam studio, kalau ini kita rekaman di outdoor studio. Jadi, memang berkonsep tamasya sambil berkarya,” lanjut Erix. (*/o)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.