Elly: AstindoHub, Karya Anak Bangsa Untuk Tingkatkan Bisnis Travel Di Era Digital 

0
446

Rizki, CEO AstindoHub ( kanan) menerima tumpeng dari Ketum Astindo, Elly Hutabarat ( foto: Hilda Ansariah Sabri).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Astindo meluncurkan AstindoHub, sebuah platform, aplikasi dan layanan terintegrasi untuk melayani sedikitnya 700 anggotanya memanfaatkan tekhnologi digital dengan optimal serta biaya murah sebagai karya anak bangsa, kata Elly Hutabarat, ketua umum asosiasi travel agent Indonesia, hari ini ( 24/2).

Astindo dapat dengan mudah membantu para anggotanya yang bergerak dibidang travel agent untuk melakukan upgrade dari usaha konvensional menjadi online, tanpa perlu melakukan persiapan dan manajemen sumber daya teknologi yang rumit maupun dengan nilai investasi tinggi.

“Alhamdulilah platform Astindohub ini bisa menjadikan para anggota menjadi pemain online travel dan online distribution dengan mudah dan cepat,” kata Elly pada acara Tumpengan menandai peresmian dan pengoperasian AstindoHub.co.id di lantai 7 perkantoran Thamrin City.

Platform ini, ujarnya, sudah dipresentasikan di Kongres Astindo bulan Januari lalu di Balikpapan dan disambut antusias oleh anggota terutama dari Ambon dan kota-kota lainnya di Indonesia Timur apalagi aplikasi dan pelayanannya bisa meningkatkan daya saing di era Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA).

Sementara itu, Rizki, CEO AstindoHub sebagai mitra Astindo mengatakan para anggota organisasi ini dapat segera memiliki jaringan distribusi online nya dalam hitungan menit dan tidak perlu mengambil resiko mengeluarkan beragam investasi yang besar untuk membangun teknologi ini.

“ Travel agent hanya perlu membayar biaya pendaftaran sangat kecil yang investasi akan mudah dan cepat kembali (ROI). Sistemnya langsung terintegrasi secara online dengan supplier kebutuhan perjalanan. Diantaranya maskapai domestik, maskapai internasional melalui beberapa GDS,” kata Rizki.

Anggota juga langsung terhubung dengan supplier paket tour, paket umrah/haji, jaringan hotel domestik dan internasional, tiket kereta api*, tiket bus*, rental kendaraan, tiket masuk/event/konser* dan lain-lain.

Hal ini menjadikan AstindoHub secara komprehensif memenuhi kebutuhan transaksional dan pelaporan dalam satu tempat dan karena platform dibuat dengan beragam fitur otomatisasi, sehingga melibatkan tenaga manusia seminimal mungkin.

Sjachrul Firdaus ( kiri ) Executive Director Astindo bersama undangan lainnya.

“Masyarakat kita sudah terbiasa menggunakan aplikasi untuk merancang perjalanannya. Maka melalui Astindohub, travel agentnya yang selama ini masih konvensional dan melakukan proses pencarian, booking dan pembayaran semuanya dilakukan secara otomatis,” kata Rizki.

AstindoHub didesain sedemikian rupa untuk menjawab kebutuhan para Travel Agent anggota Astindo melakukan bisnis travel dengan merek (brand), jaringan, dan performance (Akun/login maskapai, ID, IPCC, Merchant ID) nya masing-masing. Platform AstindoHub selalu siap mendukung dibelakang layar dan aman.

“ Saya juga mau berterima kasih pada tim saya, para generasi milenial yang mampu membuat platform aman menggunakan enkripsi Secure Socket Layer (SSL) RSA 256 Bit oleh GeoTrust untuk proteksi lalu lintas data,” ungkapnya.

Disamping itu semua aktifitas di dalam platform AstindoHub terekam secara sistematis, terutama data-data transaksi. Sehingga Travel Agent dapat memonitor dan melihat laporan transaksi dengan sangat mudah kapanpun dan dimanapun secara real-time.

“Bahkan laporan ini dapat menjadi bahan selain untuk laporan keuangan travel agent juga untuk tinjauan kinerja usaha,” tambahnya.

Organisasi yang semula bernama Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) ini selalu ingin memberikan manfaat bagi anggotanya.

“Anggota kami tidak banyak tapi menguasai 70% transaksi penjualan tiket di tanah air karena itu platform karya anak bangsa ini oleh Dirjen Perhubungan Udara diharapkan nantinya juga bisa mewadahi perusahaan travel online menjadi satu sehingga bisa melindungi konsumen pula dari kejahatan bisnis online, kata Elly Hutabarat.

Dyah Permatasari, Ketua Pokja Program AstindoHub mengatakan bahwa para anggota agar segera memanfaatkan tekhnologi yang ada ini sehingga bisa membantu pemerintah menggerakkan wisata nusantara dan menjaring wisatawan mancanegara karena mampu menawarkan beragam produk dan sudah terhubung langsung dengan supplier untuk mengemas paket wisata.

“ Minggu depan kami sudah mulai roadshow dan melatih para anggota di Surabaya yang juga pintu gerbang Indonesia Timur,” kata Dyah. ( Hilda Ansariah Sabri).

 

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.