Ekowisata Bukit Soeharto Ditawarkan Wisatawan

0
1239
Tahura Bukit Soeharto Palu (Foto: republika.co.id)

PALU, test.test.bisniswisata.co.id: Pasca event Gerhana Matahari Total yang dikunjungi ratusan wisatawan asing, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulawesi Tengah aktif mengembangkan potensi pariwisatanya. Kini promosikan objek ekowisata Bukit Penghijauan Soeharto di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngatabaru, Kabupaten Sigi.

“Promosi objek ekowisata Tahura pada Oktober nanti. Bukit Penghijauan Soeharto layak ditawarkan wisatawan dalam negeri maupun luar negeri karena suasananya alami, pemandangannya indah, dan yang paling penting aman untuk dikunjungi,” papar Kepala Disparekraf Sulawesi Tengah Siti Norma Mardjanu di Palu.

Sebelum melakukan promosi, lanjut Norma, akan melakukan lokakarya di objek wisata itu pada akhir September ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat Desa Ngatabaru bahwa objek wisata Tahura Ngatabaru akan menjadi salah satu destinasi wisata di Sulawesi Tengah, yang akan dikembangkan oleh pemprov setempat.

Disparekraf turut serta akan memberikan pembinaan dan pelatihan tentang pengembangan industri kreatif bagi masyarakat di sekitar objek wisata, sebelum masyarakat terlibat secara penuh dalam pengembangan wisata itu.

Bukit penghijauan di Desa Ngatabaru menjadi salah satu sasaran pengembangan wisata berbasis ekologis yang didukung dengan berbagai sarana yang tersedia, ucapnya seperti dilansir laman Antara, Sabtu (17/09/2016).

Saat ini, urai dia, lokasi yang luasnya empat hektare itu telah dilengkapi berbagai sarana, berupa ketersediaan air bersih, penataan taman dan pohon yang rindang, oleh pemerintah melalui Dinas Kehutanan Sulteng dan UPT pengelola Tahura.

Pemerintah juga telah menyediakan akses internet wifi, tempat nginap/villa, tempat parkir, lokasi outbound, gedung pertemuan, menara, tempat ibadah, camping ground, dan jalur tracking dengan sarana air bersih dan listrik walau belum memadai.

Bahkan Dinas Pariwisata akan menyediakan souvenir serta melibatkan pelaku ekonomi kreatif untuk menyediakan stand di lokasi wisata tersebut, agar pengunjung dapat mengakses kebutuhannya dengan mudah di lokasi wisata itu.

“Kami akan menyediakan tempat – tempat untuk ekonomi kreatif, yang akan berdagang makanan, souvenir dan ole-ole khas Palu di lokasi wisata ini,” ujarnya.

Pelibatan pelaku usaha ekonomi kreatif menengah kebawah, akan dimulai pada tahun ini juga, seiring dimulainya promosi potensi wisata tersebut. (*/ANO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.