EgyptAir Kerap Diteror Bom

0
511

KAIRO, test.test.bisniswisata.co.id: EgyptAir, penerbangan nasional Mesir yang berbasis di Kairo yang melakukan perjalanan Kaior ke Beijing China terpaksa melakukan pendaratan darurat di Uzbekistan, Rabu (8/6/2016), setelah maskapai yang berdiri Mei 1932 menerima telepon yang mengklaim ada bom di kabin pesawat.

Dua orang pejabat penerbang Mesir mengatakan pesawat dengan nomor penerbangan MS955, yang membawa 118 penumpang telah dievakuasi dan dilakukan pencarian. Namun, tidak ditemukan bahan peledak dalam pesawat. “Pesawat sedang melakukan persiapan untuk melanjutkan perjalanan. Syukurlah, itu hanya hoax,” kata pejabat tersebut seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/6/2016).

Setelah mendarat di Azerbaijan, semua penumpang yang berjumlah 118 orang dan 17 kru harus dievakuasi, dan polisi harus melakukan penyisiran untuk mencari bahan peledak tersebut. Setelah diselidiki dan dipastikan tak ada bahan peledak di dalam pesawat, polisi memastikan, ancaman itu hanyalah sebuah gertakan palsu alias hoax. “Pesawat itu kini sudah bersiap untuk melanjutkan penerbangan. Syukurlah ancaman itu palsu,” ujar seorang pejabat Mesir.

Sebelumnya, maskapai penerbangan Uzbekistan Airways mengeluarkan pernyataan terkait ancaman bom terhadap Egypt Air. “Pada 8 Juni pagi, informasi kami terima terkait kemungkinan adanya bahan peledak di dalam pesawat A330-220 milik EgyptAir yang sedang dalam perjalanan dari Kairo menuju Beijing,” demikian keterangan dari Uzbekistan Airways. “Sebanyak 17 kru dan 118 penumpang berada di dalam pesawat itu saat informasi ancaman itu kami terima,” tambah pihak maskapai Uzbekistan itu.

EgyptAir kerap menerima teror bom sejak terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan pesawatnya jatuh di wilayah Mediterania pada 19 Mei 2016. Jet Airbus 320 milik EgyptAir itu jatuh ke laut dengan menewaskan seluruh (66 orang) di dalam di pesawat tersebut. Sejauh ini, semua ancaman yang diterima pihak maskapai Mesir tersebut merupakan hoax. (*/NDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.