Dunkirk, Film Perang Simpel Tapi Penuh Tekanan

0
665

HOLLYWOOD, Bisniswisata.co.id: Dunkirk, film terbaru Christopher Nolan dengan durasi mendekati dua jam, yakni 106 menit. Dengan durasi tersebut, Dunkirk menjadi film Christopher Nolan terpanjang setelah Insomnia. Terlepas dari berbagai pandangan pesimis dari sebagian orang, Dunkirk akan membawa Anda kedalam sebuah cerita penuh tekanan yang mampu menghempaskan imaginasi.

Walaupun tidak memiliki kejutan mengagetkan seperti Saving Private Ryan, tetapi kekuatan film ini sama sekali tidak berkurang. Faktanya, seperti diunduh Empire Online, Rabu (19/07/2017) terdapat alasan yang sangat bagus mengapa film ini tidak menambah durasi menjadi 2 jam yakni mencegah penonton pusing setelah banyak terpapar PTSD (Posttraumatic Stress Disorder).

Skenario film ini cukup simpel. Delapan bulan dalam Perang Dunia kedua, diikuti berbagai kekalahan, setidaknya 400.000 prajurit Inggris menemukan diri mereka terdampar di tepi utara Perancis. Di belakang mereka, Nazi mulai mendekat.

Meskipun ada seorang komandan angkatan laut yang memainkan peran sebagai penyusun strategi, dan mengumpulkan informasi dengan memata-matai sebuah mimpi buruk dari tepi dermaga, Nolan tidak memberikan banyak informasi untuk kita. Ia tahu bahwa akan lebih baik untuk menjual ketidakberdayaan dari sebuah pertempuran besar di pantai dengan gambar yang simpel, seperti saat Tommy menyerah dan masuk kedalam air.

Dunkirk adalah film pertama sekaligus paling berhasil memainkan emosi penonton dengan sangat efektif. Melihat Hans Zimmer dalam penampilan dan sikap yang ganas ternyata tidak mengecewakan, ia memperlihatkan akting yang membuat jantung berdebar tak karuan, dan sangat memainkan emosi.

Film ini mengangkat permainan waktu, dan Nolan memainkan sebuah trik Inception. Dalam film ini, kita mengikuti seorang tentara muda bernama Tommy (Fionn Whitehead) yang mendarat selama satu minggu, seorang pelaut berani bernama Dawson (Mark Rylance) yang berada di laut selama satu hari, dan seorang pilot Royal Air Force (RAF) minim emosi bernama Farrier (Tom Hardy) di langit selama satu jam.

Hasilnya, seiring meningkatnya krisis mendekati klimaks, dan ketiga perspektif tersebut bertemu (dan saling menguasai satu sama lain), film ini sangat cermat dan menakjubkan.

Selama ini sudah banyak film mengenai betapa hebatnya perang dunia kedua, bahkan ada pula yang berjudul Dunkirk sebelumnya, tepatnya di tahun 1958 dan dibintangi John Mills sebagai Kopral ‘Tubbu’ Binns. Namun, tidak ada yang pernah seperti film terbaru ini.

Poin pembeda lainnya adalah terdapat sedikit adegan yang memperlihatkan kepahlawanan yang hebat. Daripada heroik, Nolan lebih memfokuskan film ini pada tantangan-tantangan besar apa yang dapat dipikul dan ditahan oleh seorang pria. Dunkirk merupakan sebuah studi mengenai orang-orang yang berada dalam sebuah tekanan yang sangat intens.

Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa karakter dalam film Dunkirk terlalu samar, tetapi setidaknya tidak terdapat drama berlebihan, katakanlah seperti Titanic atau Pearl Harbor, dua film lain yang diangkat dari sebuah bencana yang sangat dahsyat. (*/EMO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here