DPR: Banyak Destinasi Wisata Belum Digarap Maksimal

0
338
Pantai Nihiwatu NTT

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengatakan, tidak sedikit destinasi pariwisata di berbagai daerah Indonesia memiliki daya pikat yang menarik. Sayangnya, pemerintah belum maksimal untuk mengeksplorasi destinasi di pelosok daerah.

“Seperti di pantai Nihiwatu, Nusa Tenggara Timur (NTT) ada hotel terbaik di dunia ada di sana, namun belum dikelola sama Pemdanya, terkesan dibiarkan saja,” ujar Anang di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Selain di NTT, lanjut Anang, juga mengunjungi NTB dan Bali. “Kesimpulan yang bisa saya ambil, masih banyak destinasi di daerah-daerah belum tereksplorasi dengan maksimal,” tambah Anang.

Anang juga menyinggung persoalan pariwisata di kota kelahirannya Jember Jawa Timur. Destinasi baru di Jember belakangan mengalami perkembangan yang luar biasa, namun pemerintah daerah belum memaksimalkan potensi pariwisata baik yang lama maupun yang baru.

“Jember identik dengan Watu Ulo atau Pantai Papuma. Sayangnya tempat pariwisata tersebut tidak mengalami perkembangan signifikan. Persoalan infrastruktur, konektivitas dengan pelaku UKM juga belum terajut dengan baik. Sedangkan saat ini makin banyak destinasi baru juga potensial,” tambah Anang.

Ia mendesak pemerintah pusat agar melakukan supervisi terhadap pemerintah daerah yang memiliki potensi destinasi pariwisata agar terjadi akselerasi di sektor pariwisata.

“Pemerintah Daerah juga harus melakukan inovasi dan lebih kreatif lagi. Sektor pariwisata jika digarap serius akan memberi dampak ekonomi di daerah,” tandas suami penyanyi Asyanti.

Musisi dan penyanyi ini berkomitmen menggenjot sektor pariwisata di Indonesia. Sayangnya, tidak sedikit destinasi pariwisata di berbagai daerah belum tereksplorasi maksimal. “Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus berkolaborasi lebih intens.” sarannya. (*/WEO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.