Dodol Biji Karet Inovasi Ibu-ibu Perkebunan Karet

0
2148

PALI SUMATERA SELATAN, test.test.bisniswisata.co.id: Para ibu rumah tangga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan berhasil menyulap biji buah karet menjadi makanan khas kuliner, Dodol. Camilan ringan ini, ternyata sangat diminati warga sekaligus wisatawan lokal yang berwisata di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.

“Selama ini biji karet dibuang saja, berkat tangan kreatif para ibu, akhirnya bisa diolah serta menghasilkan uang untuk tambahan keluarga. Ini bisnis baru bagi warga sekitar perkebunan karet,” papar ketua kelompok sentra industri kecil setempat Arida di Penukal Abab, Minggu.

Menurutnya, para ibu-ibu desa Jerambah Besi berhasil mengolah biji karet, yang awalnya hanya sebagai limbah tidak berguna, kini bisa diolah menjadi panganan yang lezat, memiliki nilai ekonomis dan menghasilkan uang.

Biji karet mentah perlu diolah untuk menghilangkan racun pada proses awal, sehingga kandungan racun di dalam biji karet hilang. Proses penghilangan racun dari biji karet tersebut dilakukan dengan cara direbus, kemudian direndam selama tiga hari untuk menghilangkan racunnya.

Setelah melalui tahapan proses tersebut, biji karet yang sudah direbus dan direndam selama tiga hari, selanjutnya bisa diolah dan dibuat berbagai macam makanan, seperti dodol.

Dodol biji karet, kata Arida, telah lolos uji Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palembang. “Hasil tes laboratorium BPOM menunjukan dodol dari biji karet tersebut aman dikonsumsi dan memiliki kandungan gizi yang baik,” kata dia.

Berbekal uji laboratorium BPOM tersebut, panganan dodol ini mulai dikenalkan kepada masyarakat dan dipromosikan secara tradisional antar warga. “Ternyata respon positif dari masyarakat tentang rasa panganan dodol ini bisa diterima. Lalu kita kembangkan lagi jenis penganan varian lain seperti keripik, peyek yang terbuat dari bahan biji karet” ujarnya seperti dikutip laman Antara, Senin (07/12/2015).

Diakui, awalnya memasarkan produk dodol karet ini cukup sulit, karena warga belum tahu. Namun, saat ini masyarakat sudah tidak ragu lagi untuk mengkonsumsi produk dodol, keripik, peyek berbahan baku biji karet, karena sudah mengantongi izin dari Dinas Kesehatan dan BPOM. (*/e)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.