Ditutup, Hotel Bersejarah di Jepang

0
907

TOKYO, test.test.bisniswisata.co.id: Sebuah hotel bersejarah bahkan terkenal di Jepang, yang disebut sebagai karya agung Modernisme dan lambang dari gaya Jepang periode 1960-an, resmi ditutup.

Konser musik di lobi utama hotel di Tokyo tersebut pada Senin 31 Agustus 2015, malam waktu setempat menandai penutupan hotel yang pernah menjadi tempat menginap beberapa presiden Amerika Serikat, bintang film, dan para selebriti dunia.

Walau diprotes oleh sejumlah penggiat arsitektur, bagian utama Hotel Okura akan diganti dengan menara kaca setinggi 38 lantai untuk meramaikan Olimpiade 2020 di Jepang. Hotel bergengsi tersebut yang terletak di seberang Kedutaan Besar Amerika Serikat- pernah pula muncul dalam salah satu film James Bond, You Only Live Twice.

Rencana penghancuran gedung utama hotel untuk diganti dengan arsitektur baru tersebut sempat memicu protes dari sejumlah kalangan. “Itu merupakan penghancuran budaya, gedung itu adalah satu-satunya yang benar-benar mengintegrasikan estetika Jepang dengan hotel gaya Barat,” kata Tadashi Yamane, guru besar rancangan perkotaan di Universitas Tokyo City.

Tersingkirkan hotel berusia 53 tahun tersebut merupakan salah satu dari beberapa gedung tua yang harus mengalah demi pembangunan sarana Olimpiade 2020. Pasar ikan di Tsukiji dan Stadion Nasional juga akan diganti dengan bangunan baru walau mendapat protes dari sejumlah orang. ([email protected])

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.