Diprediksi Bludak, Pemandu Wisata Mandarin Diperbanyak

0
678

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pemandu wisata di Jakarta yang menguasai bahasa Mandarin akan diperbanyak. Langkah ini dilakukan untuk menyambut dan melayani serbuan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok yang diperkirakan akan membludak tahun ini.

“Kami akan siapkan dan perbanyak SDM seperti guide berbahasa Mandarin untuk menyambut kemungkinan lonjakan wisman dari Tiongkok tahun ini,” kata Ketua Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Chapter DIY Edwin Ismedi Himna di Jakarta, Sabtu (17/1).

Pihaknya menyatakan mendukung program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang salah satunya fokus untuk mendongkrak kunjungan wisman Tiongkok hingga 2 juta orang mulai tahun ini.

Ia menambahkan, mulai tahun ini pihaknya melatih dan membekali para pemandu wisata yang ada dengan kemampuan bahasa Mandarin agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik. Sejumlah paket wisata pun mulai dikembangkan dan dirancang khusus untuk wisman asal Tiongkok.

“Kami sudah punya paket, misalnya seperti napak tilas Cheng Ho atau reuni marga. Kami melihat ini sangat potensial untuk dikembangkan,” kata Edwin.

Sebelumnya, pemerintah RI melalui Kementerian Pariwisata dan China National Tourism Administration (CNTA) bertekad untuk meningkatkan kunjungan wisatawan imbal balik hingga 2 juta wisatawan pada akhir 2015.

Pada Januari hingga November 2014 jumlah kunjungan wisman Tiongkok ke Indonesia sebanyak 883.725 wisman atau menempati urutan ke-4 teratas setelah wisman dari Singapura sebanyak 1,32 juta. Wisatawan Malaysia berjumlah 1,12 juta, dan Australia 996.032 wisman. Kunjungan wisman Tiongkok ke Indonesia rata-rata 4 hingga 5 hari dengan pengeluaran sekitar US$ 100 hingga US$ 110 dolar AS per hari.

Sementara waktu berlibur umumnya mereka memilih pada musim liburan panjang seperti; hari raya Imlek, musim liburan sekolah pada Juni-Juli, liburan Hari Buruh (Labour Day), dan liburan Golden Week yang berlangsung pada Oktober. ***

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.