Diancam Bom, Garuda Rute Surabaya-Jakarta Tetap Terbang

0
743

JAKARTA, test.test.bisniswisata.co.id: Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 311 tujuan Surabaya-Jakarta diancam bom, Senin (10/08/2015) sekitar pukul 10.00 WIB. Ancaman bom melalui faksimilie ditujukan ke nomor kantor PT Angkasa Pura (Persero) I Surabaya dan kantor tiketing Garuda di Surabaya.

Ancaman itu bertuliskan “diperingatkan bahwa pswt Garuda penerbangan Surabaya – JKT akan meledak di udara hari ini demikian informasi kami agar seluruh barang bagasi penumpang dan cargo diperiksa satu persatu demi keselamatan penumpang”

“Pengirim ancaman itu menyebutkan bernama Erwin dengan nomor handphone 08123588800. Kasus ancaman ini sudah diserahkan ke aparat kepolisian untuk diusut tuntas. Serius atau tidak serius ancaman ini, sudah sangat mengganggu,” papar juru bicara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Ikhsan Rosan, di Jakarta, Senin siang.

Saat itu, lanjut Ikhsan, sebanyak 147 penumpang sudah berada dalam pesawat dan pesawat sudah bersiap akan take off dari Bandara Juanda, Sidoarjo ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. “Pesawat tetap terbang sesuai jadwal karena informasi soal bom tidak disampaikan ke pilot. Karena sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan hal yang mencurigakan di dalam pesawat,” paparnya.

Pesawat itu mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 11.35 WIB. Setelah pesawat landing dilakukan pengecekan.”Hasil pengecekan penerbangan Surabaya – Jakarta, GA 311 PK GFN landing pkl 11.35 di Remote 59 clearine dari Garuda tidak ditemukan barang berbahaya,” ujar Ikhsan.

Berdasarkan informasi dari kepolisian Surabaya, menurut Ikhsan, terduga pelaku ancaman bom saat ini sudah ditangkap dan sedang dimintai keterangan oleh polisi Surabaya.
“Nomor handphone sudah dilacak, sudah dikonfrontasi tapi yang bersangkutan membantah mengirimkan pesan teror itu,”kata Ikhsan.

Garuda Indonesia menyerahkan proses tersebut ke pihak kepolisian. Dengan adanya insiden ini, semua penerbangan dari bandara Surabaya ke kota lain diperketat.” Baik barang bawaan di bagasi maupun yang masuk kabin,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.