Destinasi Wisata Danau Limbato Memprihatinkan

0
798

GORONTALO, test.test.bisniswisata.co.id: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo terus berupaya menyelamatkan Danau Limboto agar dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat nelayan dan juga untuk obyek wisata. Sebab, kondisi danau tersebut makin memprihatinkan. Karenanya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Gorontalo, Rabu (1/4), mengatakan danau tersebut harus dilestarikan.

Berdasarkan data beberapa tahun sebelumnya, luas areal Danau Limboto sekitar 12 ribu hektar dengan kedalaman mencapai 6 meter. Namun, saat ini, luas danau tinggal 2.500 hektare dengan kedalaman hanya 1,5 meter. “Kami tidak ingin Danau Limboto akan menjadi kenangan, bagi generasi yang akan datang, sehingga itu keberadaanya perlu dilestarikan,” ujar Rusli.

Upaya penyelamatan danau yang menjadi destinasi wisata, kata Rusli, terus dilakukan. Salah satunya dengan membuat jalan lingkar untuk mencegah penimbunan danau oleh material berupa pasir dan tanah, ketika musim hujan.

Selain itu, pemerintah akan berupaya agar luas Danau Limboto bertambah 4.000 hektare. Dengan demikian, nantinya, danau tersebut bisa diandalkan sebagai salah satu aset pariwisata dan sumber penghasilan nelayan, paparnya seperti dilansir laman Antara.

Sejumlah warga, terutama yang ada di pesisir Danau Limboto mengatakan, program pemerintah Provinsi Gorontalo untuk melestarikan Danau Limboto, sangat tepat. Sebab, proyek ini ditunda, pendangkalan tak berakhir dan luas arealnya makin sempit.

Koja, warga di pesisir Danau Limboto mengatakan, saat ini sudah banyak areal danau yang telah dijadikan lahan pertanian maupun perkebunan ataupun rumah tempat tinggal oleh warga.

Karenanya, menurut dia, perlu dilakukakan pendataan ulang. Apalagi, ada warga yang mengaku bahwa lahan di pesisir Danau Limboto milik mereka, tetapi tidak memiliki dokumen resmi. “Banyak yang menggarap areal yang sudah dangkal, namun itu masih masuk dalam areal danau,” ucap Koja.

Dia menambahkan, jika memang kepemilikan areal tanah ataupun lahan di pesisir Danau Limboto tidak jelas, pemerintah harus mengambil alih. Sebab, luas areal danau mencapai 12 ribu hektare, namun kini tersisa 2.500 hektare. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.